Pelaku pembunuhan terhadap sopir Jun Rent Purwokerto yang
terjadi di Pondok Sanur Pangandaran tepatnya di kamar 06 sampai saat ini masih
dalam pencarian pihak polisi sektor Pangandaran bersama Polisi resort Ciamis.
Pihak kepolisian juga masih menunggu hasil dari sidik jari dan sketsa wajah
pelaku.
Kepala Polisi Sektor Pangandaran Kompol Bujang Harapan
SH melalui Wakilnya AKP Shohet, SH, Senin, (17/2/2014) mengatakan,
pihaknya bekerja sama dengan Polisi Resort Ciamis berupaya terus mengungkap
keberadaan juga sketsa wajah pelaku pembunuhan.
“Kami masih menunggu hasil skesta gambar dari Polres
Ciamis,”ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga di sekitar Pasar
wisata Pangandaran digegerkan dengan penemuan mayat di sebuah kamar penginapan
Pondok Sanur Dusun Karangsari RT 02 RW 02 Pananjung Pangandaran, Kamis
(13/2/2014) petang.
Beberapa hari kemudian, identitas mayat dalam keadaan
terikat dan mulut dilakbanterungkap. Berdasarkan penyidikan polisi, korban
pembunuhan tersebut ternyata Ragil Imam Sutarno (40), supir rental “Jan Rent”
yang beralamat di Purwokerto.
Identitas tersebut terungkap berdasarkan penuturan Januar
(40) pengusaha rental “Jan Rent” jalan Sukajaya RT 03/12 no.64 Sokanegara
Purwokerto Timur kepada Polisi Resort Pangandaran.
Ia menuturkan, mobil rentalan jenis inova nomor polisi R
8843 CH type G warna hitam metalik yang dikendarai korban hilang kontak
beberapa hari. Padahal sejak pertama dirental, Selasa, (11/2/2014), penyewa
hanya meminjam dua hari.
“Hingga Rabu, (13/2/2014) masih ada kontak dengan supir dan
GPS yang ada di mobil. Tetapi begitu Kamis, (13/2/2014), sudah hilang kontak,
baik dengan almarhum maupun di GPS. Kami pun langsung curiga,”ujarnya.
Karena saat akan meminjam berencana wisata ke Pangandaran,
maka Ia berusaha mencari keberadaan kendaraannya di Pangandaran. Sayangnya,
bukan kabar baik yang Ia terima, tetapi supir yang telah mengabdi beberapa
tahun kepada dirinya dilaporkan sudah menjadi mayat dan kondisi memprihatinkan.
“Yang menyewa sesuai dengan e-KTP atas nama Wh (34) warga
Pancar Kembar Purwokerto bersama empat temannya. Namun alih-alih saat
dicek ulang oleh pihak berwajib, kabarnya e-KTP yang bersangkutan
palsu,”ujarnya lagi di sela-sela pemeriksaan di Polsek Pangandaran. E-44***
.jpg)