" Kejujuran,.. Integritas,.. Kerjasama,.. Hirarki, . . Loyalitas,... . . ."ds

Selasa, 18 Februari 2014

POLISI TERUS BURU PELAKU PEMBUNUHAN DI PANGANDARAN

Pelaku pembunuhan terhadap sopir Jun Rent Pur­wokerto yang terjadi di Pondok Sanur Pangandaran tepatnya di kamar 06 sampai saat ini masih dalam pencarian pihak polisi sektor Pangandaran bersama Polisi resort Ciamis. Pihak kepolisian juga masih menunggu hasil dari sidik jari dan sketsa wajah pelaku.
Kepala Polisi Sektor Pangan­daran Kompol Bujang Harap­an SH melalui Wakilnya AKP  Shohet, SH, Senin, (17/2/2014) menga­takan, pihaknya bekerja sama dengan Polisi Resort Ciamis berupaya terus mengungkap keberadaan juga sketsa wajah pelaku pembunuhan.
“Kami masih menunggu hasil skesta gambar dari Polres Ciamis,”ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga di sekitar Pasar wisata Pangandaran digegerkan dengan penemuan mayat di sebuah kamar penginapan Pon­dok Sanur Dusun Karangsari RT 02 RW 02 Pananjung Pa­ngandaran, Kamis (13/2/2014) petang.
Beberapa hari kemudian, identitas mayat dalam keadaan terikat dan mulut dilakbanterungkap. Ber­dasar­kan peny­idikan polisi, korban pem­bu­nuhan tersebut ternyata Ragil Imam Sutarno (40), supir rental “Jan Rent” yang ber­alamat di Purwokerto.
Identitas tersebut terungkap berdasarkan penuturan Ja­nuar (40) pengusaha rental “Jan Rent” jalan Sukajaya RT 03/12 no.64 Sokanegara Pur­wokerto Timur kepada Polisi Resort Pangandaran.
Ia menuturkan, mobil rentalan jenis inova nomor polisi R 8843 CH type G warna hitam metalik yang dikendarai korban hilang kontak beberapa hari. Padahal sejak pertama dirental, Selasa, (11/2/2014), penyewa hanya meminjam dua hari.
“Hingga Rabu, (13/2/­2014) masih ada kontak dengan supir dan GPS yang ada di mobil. Tetapi begitu Kamis, (13/2/­2014), sudah hilang kontak, baik dengan almarhum mau­pun di GPS. Kami pun langsung curiga,”ujarnya.
Karena saat akan meminjam berencana wisata ke Pangan­daran, maka Ia berusaha mencari keberadaan ken­daraannya di Pangandaran. Sayangnya, bukan kabar baik yang Ia terima, tetapi supir yang telah me­ngabdi beberapa tahun kepada dirinya dilaporkan sudah menjadi mayat dan kondisi memprihatinkan.

“Yang menyewa sesuai dengan e-KTP atas nama Wh (34) war­ga Pancar Kembar Pu­r­wokerto bersama em­pat temannya. Na­mun alih-alih sa­at dicek ulang oleh pihak ber­wajib, kabar­nya e-KTP yang ber­sang­kutan pal­su,”ujarnya lagi di sela-se­la pemeriksaan di Polsek Pangan­daran. E-44***