" Kejujuran,.. Integritas,.. Kerjasama,.. Hirarki, . . Loyalitas,... . . ."ds

Kamis, 28 Januari 2016

Wabup: Sambut Baik Mantan Anggota Gafatar Asal Ciamis

Kabar tentang adanya lima warga Ciamis, Jawa Barat yang ada dirombongan eks / mantan anggota Gafatar (Gerakan Fajar Nusantara) langsung menyedot perhatian Wakil Bupati Ciamis, Oih Burhanudin.

Menurutnya, mantan anggota Gafatar akan diterima pulang ke Ciamis dan harus menjalani aktivitas sesuai dengan norma serta syariat yang berlaku. “Mereka kita terima dan akan dipikirkan juga masalah asetnya, juga harus segera insyaf,” ucapnya pada Kami, Rabu (27/01) siang.

Ia sudah berkomunikasi dengan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Ciamis. “Saya pribadi sudah berkomunikasi dengan Dinsosnakertrans dan akan dicari informasinya lebih jauh,” jelasnya.
 
Sebagaimana dilansir Polda Jabar, sebanyak 97 dari 439 orang bekas anggota Gafatar asal Jawa Barat akan dipulangkan. Mereka akan dipulangkan rencananya menggunakan KRI Teluk Amboina menuju Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, Jawa Tengah.

Mereka antara lain berasal dari wilayah Jabar seperti Tasikmalaya, Depok, Bogor, Cirebon, Banten, Bekasi, Kuningan, Garut, dan Bandung.  Bogor menjadi daerah yang paling banyak memiliki warga bekas anggota Gafatar yaitu sekitar 39 orang.

Selanjutnya Tasikmalaya (13 orang), Cirebon (12 orang), Bekasi 11 orang, Depok enam orang, Banten empat orang, serta Kuningan, Garut, Kota Bandung masing-masing empat orang.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menekankan warga Jabar agar memperkuat ikatan keluarga guna mencegah masuknya faham-faham sesat ini. Apalagi, dari sisi ajaran, sangat mudah mengendus kesesatannya.

"Kita bisa sangat mudah untuk mengetahui keanehnya. Misal tidak perlu shalat, bisa kawin berkali-kali dengan mudah, ada nabi setelah Rasul, dan ajaran tidak logis lainnya. Semua ini bisa mudah dikenali nalar jika ini menyimpang, terutama jika sesama anggota keluarga saling menguatkan," ungkap Gubernur Jawa Barata.


Selanjutnya Wakil Bupati Ciamis Oih Burhanudin berharap, masyarakat Tatar Galuh ini bisa menerima mereka dengan baik. “Saya berharap mereka bisa langsung berbaur dengan masyarakat Ciamis. Saya juga mengimbau kepada masyarakat Ciamis supaya dapat menerima mereka dengan baik,” tukasnya menutup pembicaraan dengan kami.

Tabrak Lari di Ciamis, Sopir Kabur, Mobilnya Ditinggalkan Begitu Saja

Insiden tabrak lari terjadi di Ciamis. Sebuah minibus menabrak sepeda motor hingga menyebabkan pengendara terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit. 

Peristwa tersebut terjadi Rabu (27/01) sekira pukul 07.15 WIB. Sebuah mobil Toyota Avanza menabrak pengendara motor di jalan Raya Ciamis-Banjar, tepatnya Dusun Batununggul RT 06 RW 02, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis.

Seorang saksi mata, Ina (28), mengatakan Toyota Avanza bernomor polisi A 1084 PE datang dari arah Banjar menuju Ciamis, melaju dengan kecepatan cukup kencang. 
“Kemudian bertabrakan dengan sepeda motor bebek Z 5323 VB yang datang dari arah berlawanan, dari Ciamis menuju Banjar,” jelasnya. 

Pengendara motor bebek diketahui seorang wanita bernama Uum Mulyasari. Ia terluka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Banjar.

Sayangnya pengedaran mobil Avanza tidak bertanggungjawab, ia langsung tancap gas meninggalkan tempat kejadian. 

Untungnya, mobil Avanza dapat ditemukan di depan rumah makan lesehan Bagas, Dusun Cibeka, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis. 
Namun pengendara dan penumpang mobil Avanza tidak ada di tempat. Diduga mereka kabur dan meninggalkan mobilnya. Pihak Kepolisian Resor Ciamis masih mencari pengemudi dan penumpang Avanza tersebut.  (Ab@h**/WP)