Diduga sopir mengantuk saat
mengemudi, sebuah mobil Daihatsu Xenia D 1334 ADI bertabrakan dengan bus Sonny
dengan nomor polisi Z 7819 HA. Peristiwa tragis itu terjadi di Jalan
Ciamis-Tasikmalaya tepatnya di Dusun Pasarsaptu, Desa Cikoneng, Kecamatan
Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Kamis (4/2/2016).
Akibat kecelakaan itu, sopir
Xenia Ponikin Ade Hartono (40) warga Pasirkupa, Desa Buniraga, Kecamatan
Kurawaringin, Kabupaten Bandung tewas setelah mengalami luka pada bagian dada
karena terjepit oleh kemudi.
Sementara pengemudi bus Anda
Suhada (50) mengalami luka-luka. Begitu juga dengan penumpang Xenia Eli Permana
(42) sehingga harus dilarikan ke RSUD Ciamis. Selain itu, kedua kendaraan
mengalami kerusakan parah.
Salah seorang saksi mata, warga sekitar menuturkan saat dirinya berada
di warung pinggir jalan kawasan kujang, terdengar suara benturan yang cukup
keras, setelah dicek ternyata terjadi tabrakan antara Xenia dengan Bus Sonny.
"Saya melihat mobil Xenia
itu tiba-tiba oleng ke kanan, dari arah berlawanan datang mobil bus, karena
jaraknya sudah dekat terjadi tabrakan, mungkin sopir xenia ngantuk atau
kecapean jadi mobilnya oleng," jelasnya.
Setelah terjadi tabrakan,
warga sekitar langsung berdatangan untuk membantu melakukan evakuasi.
Menurutnya, sopir Xenia
terjepit oleh kemudi akibat tabrakan hingga ringsek bagian depannya. Proses
evakuasi cukup lama sekitar hampir lebih dari setengah jam. Namun setelah
korban berhasil dievakuasi ternyata sudah tewas.
Sementara itu, Kanit Laka
Lantas Satlantas Polres Ciamis Iptu Husen Sujana menjelaskan dari hasil olah
tempat kejadian perkara dan keterangan saksi-saksi.
Mobil Xenia yang dikemudikan
Poniken datang dari arah Ciamis menuju Tasikmalaya, setibanya di tempat
kejadian mobil tiba-tiba oleng ke kanan jalan.
Sementara dari arah berlawanan
ada Bus Sonny yang dikemudikan Anda Suhanda hingga terjadi tabrakan.
"Kedua kendaraan
mengalami kerusakan, sopir mengalami luka-luka, namun pengemudi Xenia atas nama
Ponikin meninggal dunia sewaktu dalam perjalanan ke RSUD Ciamis,” jelasnya.
Menurut Iptu Husen Sujana, penyebab dari
kecelakaan tersebut kesimpulan sementara karena faktor kelalaian dari sopir
Xenia yang mengalami kelelahan sehingga tidak menguasai kemudinya.
"Diduga sopir Xenia
kelelahan, sehingga mobil oleng ke kanan jalan, juga jalan tersebut cukup lurus
sehingga banyak pengendara yang memacu kendaraannya," pungkasnya.
