" Kejujuran,.. Integritas,.. Kerjasama,.. Hirarki, . . Loyalitas,... . . ."ds

Senin, 29 September 2014

Juru Kunci PSGC Ciamis Melesat ke Posisi Runner Up

Setelah sempat terseok di posisi juru kunci klasemen sementara Grup K babak 16 Besar kompetisi Divisi Utama, PSGC Ciamis langsung melesat ke posisi runner up setelah berhasil menekuk PSPS Pekanbaru dengan skor 3-2, di Stadion Galuh Ciamis, Minggu (28/09/2014) sore. Hasil itu pun sekaligus menghantarkan PSGC lolos ke babak 8 besar Divisi Utama.
Lolosnya PSGC Ciamis ke babak 8 besar tampaknya di luar prediksi. Selain tim promosi, Laskar Galuh pun tampil kurang meyakinkan di awal laga babak 16 besar. Pada laga pertama, Laskar Galuh dihajar PSPS dengan skor 3-2 saat bermain di Pekabaru. Kemudian menang tipis 1-0 atas PS Bangka saat bermain di Ciamis. Laskar Galuh pun kembali dipecundangi lawannya saat melakoni laga tandang di Solo. Saat itu PSGC kalah telak 5-2 oleh Persis Solo.
Saat bermain di Ciamis, PSGC gagal membalas kekalahan saat di Solo. Persis Solo berhasil menahan imbang tuan rumah PSGC dengan skor 1-1. Posisi PSGC Ciamis pun saat itu tidak berajak naik dari posisi juru kunci klasemen Grup K.
Kejutan pertama diraih PSGC saat melakoni laga tandang melawan PS Bangka. Secara mengejutkan PSGC berhasil menahan tuan rumah dengan skor 2-2. Padahal, di babak pertama, PSGC sempat tertinggal 2-0. Hasil itu pun mengejutkan publik sepakbola nasional. Pasalnya, PS Bangka merupakan tim yang memiliki rekor baik apabila bermain di kandang.
Harapan untuk lolos ke babak 8 besar pun mulai terbuka. Terlebih, di tempat berbeda, PSPS Pekabaru berhasil menggilas Persis Solo dengan skor telak 3-0 saat bermain di Pekanbaru. Selisih poin di Grup K pun saling berdekatan dan keempat tim yang bersaing sama-sama memilik peluang untuk lolos ke babak 8 besar.
Di laga terakhir, kemudian mempertemukan PSGC kontra PSPS dan Persis kontra PS Bangka. Peluang PSGC sangat terbuka untuk lolos ke 8 besar, asalkan harus menang melawan PSPS di Ciamis. Tetapi, itupun dengan catatan, yakni Persis Solo harus berhasil menumbang PS Bangka ataupun sebaliknya.
Meskipun PSGC menang melawan PSPS, tetapi apabila laga Persis kontra PS Bangka berakhir seri, maka pupuslah harapan Laskar Galuh untuk lolos ke babak 8 besar. Pada laga yang berlangsung di Stadion Manahan itu, harus ada tim yang kalah, baik Persis ataupun PS Bangka, jika PSGC ingin lolos ke babak 8 besar.
Dewi fortuna tampaknya memihak kepada PSGC. Setelah berhasil mengalahkan PSPS dengan skor 3-2, Persis Solo pun berhasil menumbangkan PS Bangka dengan skor 3-0. Dengan begitu, dari posisi juru kunci klasemen Grup K, PSGC langsung melesat naik ke posisi runner up sekaligus lolos ke babak 8 besar.
Saat mengalahkan PSPS, di Stadion Galuh Ciamis, Minggu (28/09/2014), PSGC pun harus melaluinya dengan dramatis. Sempat unggul 1-0 di menit 8 melalui gol yang diciptakan Alotobeli, tak lama berselang atau tepatnya di menit 33, pemain PSPS Firman Septian berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Di babak kedua, PSGC kembali unggul lewat gol yang diciptakan Erwin di menit ke 61. Publik sepakbola Ciamis pun gembira tim kesayangannya kembali unggul, karena pada pertandingan di Solo, dalam waktu yang sama, Persis di babak pertama sudah unggul 2-0 atas PS Bangka. Publik Ciamis tampak sudah bersiap merayakan kemenangan.
Namun, di menit 82, kapten PSPS Haprianto berhasil menggetarkan jala gawang PSGC melalui tendangan bebas di luar kotak pinalti sekaligus mengubah papan skor menjadi 2-2. Publik Ciamis pun saat itu terdiam, karena jika laga berakhir seri, maka pupuslah harapan Laskar Galuh untuk lolos ke babak 8 besar.
Namun, lagi-lagi Dewi Fortuna memihak PSGC. Jelang injury time atau tepatnya di menit 88, striker PSGC Rosian dijatuhkan oleh pemain PSPS di dalam kotak pinalti. Wasit yang melihat terjadi pelanggaran, langsung menunjuk titik putih dan memberikan hadiah pinalti untuk PSGC. Superter Ciamis pun bersorak, 2 menit sebelum laga usai, PSGC mendapat secercah harapan untuk mengakhiri laga dengan kemenangan.

Striker PSGC Emile Linkers, ditunjuk sebagai algojo tendangan pinalti. Pemain asing asal Belanda itu dengan sempurna berhasil mengecoh kiper PSPS dan mengubah papan skor menjadi 3-2 untuk kemenangan PSGC Ciamis.
Superter Ciamis semakin sumringah, saat wasit meniup pluit tanda berakhirnya babak kedua dan sekaligus menetapkan PSGC sebagai pemenang laga tersebut. Pemain, jajaran manajemen, suporter PSGC dan Bupati Ciamis, Iing Syam Arifin pun, langsung merayakan kemenangan. Gol yang diciptakan Linkers pada menit 88 melalui titik putih menjadi penentu PSGC lolos ke babak 8 besar.
Tak hanya itu, gol penentu bagi PSGC itu pun, sekaligus menambah catatan perolehan gol pemain asing asal Belanda tersebut. Kini, Linkers sudah menciptakan 12 gol selama digulirkannya kompetisi Divisi Utama. Nama Linkers pun, kini ikut bersaing di daftar perebutan pencetak gol terbanyak Divisi Utama.
Dengan lolosnya PSGC ke babak 8 besar, kini muncul harapan baru di benak masyarakat Ciamis, yakni Laskar Galuh lolos ke babak semifinal sekaligus memperoleh tiket promosi ke kompetisi ISL (Indonesia Super Liga).

Di Babak 8 Besar, PSGC Ciamis Satu Grup dengan PSIS, Persiwa dan PSS Sleman

Meski PT. Liga Indonesia sebagai pihak promotor kompetisi Divisi Utama belum mengeluarkan jadwal pertandingan babak 8 besar, namun saat ini sudah diketahui klub mana saja yang berada satu grup dengan PSGC Ciamis. Di babak 8 besar, Laskar Galuh berada di Grup N dan satu grup dengan klub-klub mantan peserta ISL, yakni PSIS Semerang, Persiwa Wamena dan PSS Sleman.
Sementara di Grup P, dihuni oleh PSCS Cilacap, Persis Solo, Martapura FC dan Pusamania Borneo FC. Dari informasi yang dihimpun, di dua grup babak 8 besar ini, peringkat pertama dan runner up pada masing-masing grup berhak lolos ke babak semifinal. 4 klub yang lolos ke semifinal itu, secara otomatis berhak mendapat tiket promosi ke kompetisi ISL (Indonesia Super Liga).
Pertandingan di masing-masing grup pun dimainkan dengan sistem kompetisi penuh, dimana setiap klub akan memainkan dua pertandingan (kandang dan tandang) yang dilakukan secara bergantian.

Sementara itu, Ketua Suporter Fanatik PSGC Ciamis, Balad Galuh, Adi Bako, menyatakan optimis Laskar Galuh akan mampu bersaing di babak 8 besar, sekalipun berada satu grup dengan klub-klub yang pernah berlaga di kompetisi ISL.
“Pernah berlaga di kompetisi ISL bukan sebuah ukuran bahwa klub itu sulit dikalahkan. Meski PSGC klub yang baru promosi ke Divisi Utama, namun dari permainan tim tidak kalah bagusnya dengan klub-klub tersebut,” katanya.

Adi pun yakin tim pelatih PSGC sudah menyiapkan strategi yang terbaik untuk mempersiapkan tim berlaga di babak 8 besar. “ Kita berharap dengan lolosnya PSGC ke babak 8 besar, dukungan dari masyarakat Ciamis yang datang ke stadion samakin tinggi. Karena prestasi yang diukir PSGC saat ini sudah membawa harum nama Kabupaten Ciamis di level nasional,” pungkasnya. Ab@h**/HR-Online.