" Kejujuran,.. Integritas,.. Kerjasama,.. Hirarki, . . Loyalitas,... . . ."ds

Jumat, 10 Januari 2014

Polisi Gadungan diciduk Polisi Beneran..........

CIAMIS – Satuan Reskrim Polres Ciamis menangkap DH, warga Nambok Kidul RT 01 RW 01 Desa Astapada Kecamatan Tengahtani Kabupaten Cirebon kemarin (10/1). Pria 31 itu mengaku-aku sebagai polisi berpangkat inspektur satu dan menjadi kepala Unit Narkoba di Polda Metro Jaya.
Tersangka DH mengaku nekat menjadi polisi gadungan karena terobsesi menjadi anggota kepolisian. Bahkan, DH pernah dua kali mendaftar menjadi anggota polisi pada tahun 2004 dan 2005 namun gagal.
Dia menjadi polisi gadungan bukan untuk menakut-nakuti warga, melainkan mencari perempuan di Jatinangor (Sumedang), Bandung, Banjar dan Cisaga (Ciamis) untuk dipacari. “Pertamanya saya kenalan di facebook kemudian saya mengaku sebagai anggota polisi,” ungkapnya.
DH telah memiliki istri dan seorang anak di Cirebon. Dia menjadi polisi gadungan dengan bermodalkan kartu tanda anggota Perbakin yang dipalsukan. Nama dan foto pada kartu diedit sendiri di komputer. Dia membeli kaus dan atribut polisi dari Pasar Senen, Jakarta.
KBO Reskrim Polres Ciamis Ipda Ref Effendi menuturkan penangkapan DH dilakukan setelah mendapat informasi dari warga Desa Mekarmukti Kecamatan Cisaga bahwa diduga ada seseorang yang mengaku-aku sebagai anggota polisi.
“Setelah kita melakukan penyelidikan, kebetulan di sana ada seorang perempuan yang telah dipacari polisi gadungan itu, dengan dasar mengaku dia sebagai seorang anggota polisi, sehingga perempuan itu mau,” ungkapnya.

Setelah menangkap dan menggeledah tersangka, polisi menemukan kartu tanda anggota Perbakin yang dipalsukan. Tersangka akan dikenakan pasal 263 ayat 1 KUH-Pidana tentang pemalsuan surat dengan ancaman hukuman enam tahun penjara. )Ab@h=

Anggota Polisi di Bogor Hingga Tewas

Seorang anggota Polsek Kelapa Nunggal, Bogor bernama Briptu Nurul Affandi tewas ditembak. Diduga pelaku adalah kawanan pencuri kendaraan bermotor.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunnews.com, Briptu Nurul ditembak di Jalan Raya Narogong atau tepatnya bersebelahan dengan PT Nippres sekitar pukul 13.30 WIB.
Saat itu Briptu Nurul sedang mengenakan seragam polisi dan ditembak tepat di bagian kepala. Briptu Nurul saat itu sedang kebetulan melintas di lokasi kejadian dan melihat ada peristiwa pencurian kendaraan bermotor.
Melihat ada tindakan kejahatan, Briptu Nurul kemudian bergegas berniat membantu warga. Kini polisi sedang mengejar pelaku.
Kapolda Jabar, Irjen Pol M Iriawan membenarkan kabar tersebut. Ia pun meminta agar jajaran kepolisian di Jawa Barat yang bertugas di mana pun agar lebih waspada.

Pelaku Tembak Kepala Polisi Dari Balik Badan Pemilik Warung

Pelaku yang melakukan penembakan terhadap anggota polisi, Briptu Nurul Affandi dengan posisi bersembunyi dari balik pemilik warung gado-gado dan rujak, Titin (36).
Setelah tepergok hendak mencuri motor yang terparkir di warung, salah seorang pelaku berada di parkiran.
Sedangkan seorang bandit masuk ke pintu belakang warung tersebut. Posisi korban berada di luar tak jauh dari motor yang diduga hendak dicuri kedua bandit tersebut.
"Waktu ditegur, seorang pelaku diam di motornya. Satu orang masuk ke warung lewat pintu belakang, mendekati pemilik warung. Diduga terjadi komunikasi antara pelaku tersebut dan pemilik warung, tak berapa lama terdengar tembakan mengenai kepala bagian belakang korban. Menembaknya dari belakang badan si ibu warung itu," ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Martinus Sitompul di Mapolda Jabar, Jumat (10/1/2014).
Diberitakan sebelumnya, anggota polisi, Briptu Nurul Afandi sempat menegur dua pria tak dikenal yang diduga hendak melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), sebelum penembakan terhadap anggota Polsek Kalapa Nunggal, Polres Bogor tersebut.
Kedua bandit itu tidak terima teguran Nurul yang tercatat sebagai anggota Unit Resintel Polsek Kalapa Nunggal.
Salah seorang diantaranya langsung melepas tembakan dengan senjata api. Belum diketahui jenis senjata api yang digunakan pelaku, polisi masih menyelidiki kasus ini.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.45 tersebut, sempat membuat geger pengunjung di sebuah warung makan di Jalan Raya Kalapa Nunggal, Desa Kalapa Nunggal yang berjarak sekitar 2 kilometer dari Polsek Kalapa Nunggal, Bogor. Korban yang tewas di tempat langsung dibawa di Rumah Sakit Polisi di Kramat Jati, Jakarta Timur. )Ab@h=