Kondisi Jembatan Cirahong kian
memprihatinkan. Sejumlah papan yang menjadi pijakan pejalan kaki dan pengendara
mulai lapuk dan bolong. Banyak lobang menganga di sepanjang jembatan yang
berada di bawah rel kereta api itu. Beberapa baut pengencang kayu sudah
longgar, bahkan beberapa diantaranya telah hilang.
“Sekarang cukup takut kalau
lewat sini, harus ekstra hati-hati karena banyak berlubang, kayunya sudah
banyak yang longgar jadi takut jatuh, kalau jatuh motor bisa rusak dan saya
tidak bisa usaha untuk jualan,” ungkap Asep Mulyanan (47), saat menunggu
giliran masuk jembatan yang dibuka tutup kemarin (20/4/2015).
Pemberlakuan buka tutup itu
untuk mencegah kecelakaan karena banyaknya papan yang bolong. Asep mengaku
takut melintasi jembatan itu karena lubang di sejumlah titik bisa membuat
sepeda motor terperosok. Padahal, di bawah jembatan itu terdapat sungai kering
dengan bebatuan yang besar.
Asep berharap pemerintah
Ciamis dan Tasikmalaya segera melakukan perbaikan. Kerusakan paling parah
terjadi pada pintu masuk dari Tasikmalaya. Padahal, jembatan itu merupakan
jalur penghubung yang sangat strategis bagi warga di kedua wilayah.
“Kalau kondisi ini terus
dibiarkan, mungkin bisa-bisa jalan nantinya tidak bisa dilewati lagi. Padahal
ini satu-satunya akses jalan yang lebih cepat, karena kalau ke jalur utama
harus memutar cukup jauh,” jelasnya.
Hal senada diungkapkan
pengendara lainnya, Ahmad Sopwan (33). Dia khawatir terperosok ke dalam lubang,
terutama ketika malam hari. Jalur ini tidak memiliki penerangan dan sangat
gelap. “Padahal (perbaikannya) hanya ganti kayu saja dengan yang lebih bagus.
Lubang-lubang ditutup, apa susahnya bagi pemerintah. Biar kami pengguna jalan
tidak khawatir lagi,” tandasnya.
Terpisah, Bupati Ciamis Drs H
Iing Syam Arifin mengaku setiap tahun selalu memperbaiki jembatan dengan
mengganti balok kayu untuk pijakan kendaraan dan pejalan kaki. Perbaikan oleh
Pemkab Ciamis hanya dilakukan di pintu masuk Ciamis. Sedangkan di pintu lainnya
merupakan kewenangan Pemkab Tasikmalaya.
“Di tahun 2015 ini, kita sudah
berencana akan segera memperbaikinya kembali, meskipun kondisi di wilayah kami
masih bagus. Tetap jalan jembatan akan kita prioritaskan karena itu jalur hidup
yang sering dilewati oleh masyarakat dua wilayah,” singkatnya. ( Ab@h**/Radar Online )
