Akibat melaju dengan kecepatan
tinggi, Motor Harley Davidson nopol B 6071 THX yang dikendari Ujang Galing
(52), warga Tasikmalaya, terjun bebas ke dasar Sungai Citalahab, di Dusun
Tamansari, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Minggu
(02/11/2014) sore. Peristiwa ini merupakan kecelakaan tunggal akibat pengendara
Harley mengalami tekor saat berbelok di dekat sungai tersebut.
Dari informasi yang dihimpun ,
kecelakaan bermula saat Ujang pengendara Harley melaju dengan kecepatan tinggi
dari arah Pangandaran menuju Kota Banjar.
Namun naas, saat melintas di
tikungan tajam Citalahab, motor Harley tersebut mengalami tekor dan akhirnya
menabrak tiang pembatas sungai hingga akhirnya terjun bebas ke dasar sungai.
Beruntung, pengendara Harley
selamat dari maut. Namun, dia mengalami luka cukup serius dan kemudian
dilarikan ke RSUD Kota Banjar. Sementara motornya, mengalami kerusakan yang
cukup parah.
Asep Wasdi, saksi mata, yang
juga warga di sekitar TKP, mengatakan, sebelum terjadi kecelakaan, dirinya
mendengar suara iringan konvoy motor gede. Namun, tiba-tiba terdengar suara
benda jatuh cukup keras. “Saya langsung menghampiri sumber suara dan ternyata
ada motor gede masuk ke dasar Sungai Citalahab,” ujarnya.
Melihat kejadian tersebut,
warga yang berada di lokasi, langsung melakukan pertolongan. Saat ditolong
warga dan teman korban, diketahui korban mengalami luka parah dan langsung
dilarikan ke RSUD Banjar.
Menurut anggota Satlantas
Polsek Banjasari, yang menangani kecelakaan tersebut, penyebab kecelakaan
diduga pengendara tidak tahu medan jalan dan tanpa pengawalan dari pihak
kepolisian. “Dari keterangan saksi, motor Harley ini sebelumnya mengalami tekor
hingga akhirnya jatuh ke sungai,” katanya.
Sementara di Pamarican, Mobil
Ertiga Hantam Motor Revo, Satu Orang Tewas
Mobil Suzuki Ertiga nopol E
1025 LA terlibat tabrakan dengan sepeda motor Honda Revo nopol Z 4892 VE, di
Jalan Raya Banjar- Pangandaran, tepatnya di Dusun Sukamaju, Desa Sukajadi,
Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Minggu (02/11/2014). Akibatnya, seorang
penumpang sepeda motor diketahui tewas dalam kecelakaan tersebut.
Kecelakaan berawal ketika
Mobil Suzuki Ertiga yang dikemudikan Firman Dirgantara, warga Lingkungan
Cipaganti RT 04/RW 09 Kota Bandung, melaju kencang dari arah Pangandaran menuju
Kota Banjar. Namun, saat melintas di belokan Cituur daerah Desa Sukajadi, Mobil
Ertiga mengalami tekor hingga hilang kendali.
Sementara dari arah
berlawanan, muncul sepeda motor Honda Revo yang dikendarai Engkus Kusnadi,
seorang tukang ojek, Warga Dusun Nagrog RT 03/RW 01 Desa Sukasenang, Kecamatan
Sindangkasih, Kabupaten Ciamis. Tabrakan pun akhirnya tidak bisa dihindari.
Akibat kecelakaan tersebut,
diketahui Engkus (43) mengalami luka ringan setelah jatuh tersungkur dihantam
mobil. Namun naas, Tini (58), penumpang yang dibonceng Engkus, terpental jauh
hingga tersungkur ke sawah. Akibatnya, Tini mengalami luka parah dan langsung
dilarikan ke Puskesmas Banjarsari.
Saat mendapat pertolongan
medis di Puskesmas, Tini akhirnya menghembuskan napas terakhirnya setelah
mengalami luka parah di bagian kepala dan juga paha kanannya remuk akibat
terjatuh dan terpental cukup jauh.
Sementara itu, sopir Mobil
Ertiga, Firman Dirgantara, mengaku dirinya mengantuk saat mengemudikan mobil
hingga kemudian hilang kendali saat khendak berbelok di belokan Cituur. Dia pun
mengaku setelah menabrak motor, dirinya sempat mengamankan diri ke halaman
rumah warga untuk menghindar dari amuk massa.
“Saya bukan bermaksud
melarikan diri, tetapi menghindar karena khawatir terjadi amuk massa. Setelah
situasi aman, saya pun langsung melapor dan menyerahkan diri ke Polsek
Banjarsari,” ujarnya.
Polisi yang datang ke TKP
langsung mengamankan situasi dan mengamankan 2 kendaraan yang terlibat
tabrakan. Sementara itu, keluarga korban yang dihubungi via telepon tidak lama
dari kecelakaan datang ke Puskesmas Banjarsari.
Suami korban terlihat shok dan
menangis histeris ketika melihat jasad sang istri sudah terbujur kaku dan
bersimbah darah. Setelah dilakukan pemulasaraan, akhirnya jenazah korban dibawa
keluarga ke rumah duka.
Sementara itu, diketahui
korban yang merupakan warga Dusun Nagrog RT 03/RW 01 Desa Sukasenang, Kecamatan
Sindangkasih, Kabupaten Ciamis ini, menggunakan jasa ojek khendak pergi berobat
ke klinik tradisional yang berada di Kecamatan Banjasari. Namun, saat di
perjalanan, malah maut menghampiri korban. (Ab@h**/HR-Online)
