" Kejujuran,.. Integritas,.. Kerjasama,.. Hirarki, . . Loyalitas,... . . ."ds

Senin, 03 November 2014

Motor Harley Terjun Bebas ke Dasar Sungai di Ciamis


Akibat melaju dengan kecepatan tinggi, Motor Harley Davidson nopol B 6071 THX yang dikendari Ujang Galing (52), warga Tasikmalaya, terjun bebas ke dasar Sungai Citalahab, di Dusun Tamansari, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Minggu (02/11/2014) sore. Peristiwa ini merupakan kecelakaan tunggal akibat pengendara Harley mengalami tekor saat berbelok di dekat sungai tersebut.
Dari informasi yang dihimpun , kecelakaan bermula saat Ujang pengendara Harley melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Pangandaran menuju Kota Banjar.
Namun naas, saat melintas di tikungan tajam Citalahab, motor Harley tersebut mengalami tekor dan akhirnya menabrak tiang pembatas sungai hingga akhirnya terjun bebas ke dasar sungai.
Beruntung, pengendara Harley selamat dari maut. Namun, dia mengalami luka cukup serius dan kemudian dilarikan ke RSUD Kota Banjar. Sementara motornya, mengalami kerusakan yang cukup parah.
Asep Wasdi, saksi mata, yang juga warga di sekitar TKP, mengatakan, sebelum terjadi kecelakaan, dirinya mendengar suara iringan konvoy motor gede. Namun, tiba-tiba terdengar suara benda jatuh cukup keras. “Saya langsung menghampiri sumber suara dan ternyata ada motor gede masuk ke dasar Sungai Citalahab,” ujarnya.
Melihat kejadian tersebut, warga yang berada di lokasi, langsung melakukan pertolongan. Saat ditolong warga dan teman korban, diketahui korban mengalami luka parah dan langsung dilarikan ke RSUD Banjar.
Menurut anggota Satlantas Polsek Banjasari, yang menangani kecelakaan tersebut, penyebab kecelakaan diduga pengendara tidak tahu medan jalan dan tanpa pengawalan dari pihak kepolisian. “Dari keterangan saksi, motor Harley ini sebelumnya mengalami tekor hingga akhirnya jatuh ke sungai,” katanya.

Sementara di Pamarican, Mobil Ertiga Hantam Motor Revo, Satu Orang Tewas

Mobil Suzuki Ertiga nopol E 1025 LA terlibat tabrakan dengan sepeda motor Honda Revo nopol Z 4892 VE, di Jalan Raya Banjar- Pangandaran, tepatnya di Dusun Sukamaju, Desa Sukajadi, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Minggu (02/11/2014). Akibatnya, seorang penumpang sepeda motor diketahui tewas dalam kecelakaan tersebut.
Kecelakaan berawal ketika Mobil Suzuki Ertiga yang dikemudikan Firman Dirgantara, warga Lingkungan Cipaganti RT 04/RW 09 Kota Bandung, melaju kencang dari arah Pangandaran menuju Kota Banjar. Namun, saat melintas di belokan Cituur daerah Desa Sukajadi, Mobil Ertiga mengalami tekor hingga hilang kendali.
Sementara dari arah berlawanan, muncul sepeda motor Honda Revo yang dikendarai Engkus Kusnadi, seorang tukang ojek, Warga Dusun Nagrog RT 03/RW 01 Desa Sukasenang, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis. Tabrakan pun akhirnya tidak bisa dihindari.
Akibat kecelakaan tersebut, diketahui Engkus (43) mengalami luka ringan setelah jatuh tersungkur dihantam mobil. Namun naas, Tini (58), penumpang yang dibonceng Engkus, terpental jauh hingga tersungkur ke sawah. Akibatnya, Tini mengalami luka parah dan langsung dilarikan ke Puskesmas Banjarsari.
Saat mendapat pertolongan medis di Puskesmas, Tini akhirnya menghembuskan napas terakhirnya setelah mengalami luka parah di bagian kepala dan juga paha kanannya remuk akibat terjatuh dan terpental cukup jauh.
Sementara itu, sopir Mobil Ertiga, Firman Dirgantara, mengaku dirinya mengantuk saat mengemudikan mobil hingga kemudian hilang kendali saat khendak berbelok di belokan Cituur. Dia pun mengaku setelah menabrak motor, dirinya sempat mengamankan diri ke halaman rumah warga untuk menghindar dari amuk massa.

“Saya bukan bermaksud melarikan diri, tetapi menghindar karena khawatir terjadi amuk massa. Setelah situasi aman, saya pun langsung melapor dan menyerahkan diri ke Polsek Banjarsari,” ujarnya.
Polisi yang datang ke TKP langsung mengamankan situasi dan mengamankan 2 kendaraan yang terlibat tabrakan. Sementara itu, keluarga korban yang dihubungi via telepon tidak lama dari kecelakaan datang ke Puskesmas Banjarsari.
Suami korban terlihat shok dan menangis histeris ketika melihat jasad sang istri sudah terbujur kaku dan bersimbah darah. Setelah dilakukan pemulasaraan, akhirnya jenazah korban dibawa keluarga ke rumah duka.
Sementara itu, diketahui korban yang merupakan warga Dusun Nagrog RT 03/RW 01 Desa Sukasenang, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis ini, menggunakan jasa ojek khendak pergi berobat ke klinik tradisional yang berada di Kecamatan Banjasari. Namun, saat di perjalanan, malah maut menghampiri korban. (Ab@h**/HR-Online)