" Kejujuran,.. Integritas,.. Kerjasama,.. Hirarki, . . Loyalitas,... . . ."ds

Rabu, 11 Februari 2015

Orientasi Brigadir Polwan di Polres Ciamis

Polres Ciamis mendapat tambahan sebanyak 27 personel Polwan. Terhitung sejak tanggal 12 Pebruari 2015 personel baru telah mengikuti kegiatan Orientasi dan dilangsungkan kurang lebih beberaha hari kedepan.

Kegiatan Orientasi Brigadir khusus Polwan dilaksanakan secara maraton sesuai dengan ren Giat Polres Ciamis dibawah pimpinan Paurmin pers Polres Ciamis IPTU R PANANI dan bimbingan Kasihumas Polres Ciamis IPTI Hj IIS YENI dan Anggota Polwan Senior yang ada di Satuan Polres Ciamis.

Untuk hari pertama Brigadir Polwan  sesudah melaksanakan Apel pagi langsung mengikuti Giat Pengenalan  Lingkungan  ( Giat Bintra ), mereka mengadakan pengenalan lingkungan Sekitar Mapolres Ciamis. Dengan route Mapolres Ciamis, Desa Imbanagara, Mingukuti saluran Irigasi Menuju Nagrak dan kembali ke Mapolres Ciamis. Untuk selanjutnya Brigadir Polwan tersebut   akan mendapatkan pembekalan materi berupa SABHARA (Turjawali, Pelayanan Masyarakat, TP TKP, Riksa dan Jaga Tahanan), INTEL (Intel Dasar, SKCK dan Perizinan serta Produk Intelijen), RESKRIM (Kring Serse, Crime Total, SP2HP, Limpah Perkara, Laporan Perkara), POLMAS (Sambang, Negosiator, Hadiri Kegiatan Masyarakat dan Problem Solving). Brigadir Polwan juga mendapatkan pembekalan materi internal dari pejabat Mapolres Ciamis.


Tujuan kegiatan Orientasi para Brigadir Polwan tersebut, diharapakan pada peserta  adalah agar dapat memahami tugas pokok kepolisian yang akan dilaksanakan pada satuan kewilayahan dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.( Ab@h** )

Poto Lainnya

MENDENGAR ARAHAN


PERKENALAN








Pedagang Makanan di Sejumlah Sekolah di Banjarsari Ciamis Diperiksa

Untuk mencegah terjadinya kasus keracunan makanan di lingkungan sekolah dasar (SD), UPTD Pendidikan bersama Puskesmas dan unsur Muspika Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, menggelar operasi terhadap para pedagang makanan yang kerap menjajakan dagangannya di kantin dan di sekitar sekolah.

Operasi yang digelar Selasa-Rabu (10-11/02/2015) ini, dilakukan menyusul maraknya kasus keracunan makanan yang terjadi di lingkungan sekolah akhir-akhir ini.

Petugas pemeriksa yang terdiri dari polisi dan petugas medis Puskesmas, tampak membidik saus yang dijadikan penyedap jajan makanan anak sekolah. Pasalnya, kasus keracunan yang belakangan terjadi penyebabnya dari saus palsu yang kini marak beredar.

Kepala UPTD Pendidikan Banjarsari, Dede Sarto, mengatakan, operasi gabungan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi, agar kasus keracunan makanan tidak terjadi di lingkungan pendidikan Kecamatan Banjarsari.

“Lebih baik kita mencegah sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kita akan kedepan akan rutin menggelar operesi seperti ini, termasuk kita menugaskan kepada pihak sekolah agar mengawasi jajan anak didiknya,” ujarnya, Rabu (11/02/2015).

Di tempat yang sama, Kapolsek Banjarsari, Kompol Ucu Hartono, SH, mengatakan, pihaknya sangat mendukung inisiatif yang dilakukan UPTD Pendidikan Banjarsari, yang mengajak seluruh unsur untuk bersama-sama mengawasi makanan jajanan yang dikonsumsi anak sekolah.

“Kita kapan saja siap membantu apabila operasi ini akan dilakukan secara rutin. Memang lebih baik mencegah, dari pada harus menunggu kejadian yang tidak kita harapkan,” Kata Kapolsek Banjarsari.

Sementara itu, para pedagang makanan yang kerap mangkal di sekolah, tampak kaget ketika petugas datang dan melakukan pemeriksaan terhadap barang dagangannya. Saat pemeriksaan, petugas tampak lebih membidik makanan yang memakai penyedap saus.

Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan pedagang makanan yang menggunakan saus yang diduga mengandung bahan kimia. Setelah ditemukan, petugas meminta kepada pedagang itu agar tidak menggunakan saus tersebut.

Selebaran Waspada Makanan Beracun Disebar di Sejumlah Sekolah di Kab. Ciamis.

Setelah menggelar operasi ke sejumlah pedagang yang mangkal di sekolah, UPTD Pendidika, Puskesmas dan unsur Muspika Banjarsari, Kabupaten Ciamis, yang terdiri dari Polsek, Koramil dan Camat Banjarsari, membagikan selebaran terkait himbauan kepada pedagang makanan di sekolah agar tidak menggunakan bahan makanan yang mengandung zat kimia.

Selebaran itu langsung dibagikan saat unsur gabungan tersebut melakukan operasi makanan ke sejumlah sekolah. “Kita ingin pedagang makanan yang menjual dagangannya di sekolah tidak menjual makanan yang berbahan zat kimia. Kita juga meminta kepada pihak sekolah untuk membantu mengawasi para pedagang makanan yang berada di sekitar sekolahnya,” ujar Camat Banjarsari, Nandang, hari  Rabu (11/02/2015).

Menurut Nandang, dibuatnya selebaran himbauan ini menyusul pemberitaan di Harapan Rakyat Online mengenai adanya sekolah di Banjarsari yang mengusir salah seorang pedagang lantaran menjual makanan berbahan zat kimia.

“Setelah membaca berita itu, kami dari unsur Muspika bersama UPTD Pendidikan dan Puskesmas, merasa perlu untuk turun tangan. Hal itu guna mengantisipasi terjadinya kasus keracunan makanan di lingkungan sekolah di Banjarsari,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SD Negeri 2 Sukasari, Edi, merespons positif langkah yang dilakukan oleh unsur Muspika Kecamatan Banjarsari. Dia mengatakan, selebaran himbauan tersebut akan segera disosialisasikan kepada para pedagang makanan di sekolahnya.


“Selebaran ini pun akan kita tempel di kantin sekolah. Selain itu, kita juga akan melakukan pengawasan terhadap pedagang yang dilakukan secara rutin,” ujarnya, Rabu (Ab@h**/HR-Online)