Warga di Blok Babakan Dusun
Desakulon, Desa Ciakar, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, mengeluhkan
pembuangan sampah secara sembarangan yang dilakukan di pinggir jalan. Untuk
mengantipasi itu, Pemerintah Desa sebenarnya sudah melakukan pemagaran di area
tersebut.
Dudung, warga Dusun Desakulon,
Senin (6/9/10/2014), mengatakan, akibat banyak orang yang membuang sampah
sembarangan di pinggir jalan, gundukan sampah mulai terlihat menggunung.
Bahkan beberapa tahun silam,
kata Dudung, warga sempat geger karena menyengat bau bangkai, yang diduga ada
mayat. Pada waktu itu, petugas dari Koramil dan Polsek Cipaku sempat terjun
langsung ke lokasi. Ternyata bau bangkai berasal dari bangkai ayam yang sengaja
dibuang masyarakat dari luar daerah.
Jahid, warga lainnya,
mengatakan, pernah memergoki warga yang membuang sampah di lokasi tersebut.
Ternyata, pembuang sampah bukan berasal dar daerah sekitar, melainkan warga
dari luar daerah. Terkadang sampah dilemparkan dari dalam mobil. Meski tahu
persis, dia mengaku tidak bisa berbuat apa-apa.
Hendra, petugas Binamarga,
beberapa waktu lalu, menjelaskan, sewaktu masih ada petugas (andir), kebersihan
di bagian jalan seperti ini merupakan tangung jawab Pemerintah Kabupaten.
Namun, setelah petugas (andir) dihapus/ dihilangkan, masalah kebersihan
pinggiran jalan dilimpahkan ke desa masing-masing yang dilintasi jalan
kabupaten.
Kepala Desa Ciakar, Sulaeman
Nurdjamal, melalui telepon genggamnya, mengaku sangat menyesalkan aktifitas
oembuangan sampah secara sembarangan di lokasi pinggir jalan tersebut.
Sulaeman menerangkan, berdasar
dari laporan kepala dusun, gundukan sampah di pinggi jalan itu merupakan sampah
yang sengaja dibuang oleh warga dari luar daerah. Untuk mengantisipasinya,
pihak sudah melakukan pemagaran. Ab@h**/Koran-HR.
.jpg)