" Kejujuran,.. Integritas,.. Kerjasama,.. Hirarki, . . Loyalitas,... . . ."ds

Kamis, 30 Oktober 2014

Warga Pangandaran Akan Gelar Pesta Rakyat Sambut Menteri Susi

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dijadwalkan datang ke Pangandaran, Jumat (31/10/2014). Warga Pangandaran dan sekitarnya mengaku telah menyiapkan sebuah agenda penyambutan putri daerahnya itu.
Untuk mempersiapkannya, sebuah panitia dibentuk, Rabu (29/10/2014) dini hari. Panitia ini diketuai Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Ciamis sekaligus Wakil Bupati Ciamis, Jeje Wiradinata.
"Ya, betul saya ditunjuk oleh warga sekitar dan para tokoh masyarakat untuk menjadi ketua panitia penyambutan Ibu Susi saat nanti datang ke sini. Rencananya diagendakan Bu Susi akan datang ke Pangandaran Jumat besok. Bu Susi mendarat di Pangandaran dijadwalkan akan tiba sekitar pukul 15.00 atau 16.00 WIB,” kata Jeje saat dihubungi, Kamis (30/10/2014) siang.
Jeje menuturkan, acara penyambutan akan diawali dengan sambutan meriah oleh warga di sebuah landasan di sekitar Pantai Pangandaran saat Susi mendarat dengan pesawat miliknya.
Sementara itu, keesokan harinya, Sabtu (1/11/2014), akan digelar berbagai pergelaran budaya dan seni oleh masyarakat sekitar sampai siang hari.
Setelah itu akan dilanjutkan dengan pertemuan antara nelayan dan ibu menteri tersebut untuk membahas berbagai persoalan terkait nelayan dan kelautan lainnya.
"Sabtu akan ada seperti pesta rakyat untuk acara penyambutan Bu Susi. Ini dilakukan sebagai rasa syukur dan kebanggaan kami selaku nelayan, warga, dan tokoh masyarakat atas terpilihnya Bu Susi sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Kerja Jokowi-JK," ujar wakil kepala daerah asal PDI-P tersebut.
Tak berhenti di sana, lanjut Jeje, akan digelar pesta rakyat yang menyuguhkan kreasi seni wayang golek sebagai suguhan bagi rakyat setempat pada malam hari.
"Setelah siang sampai sore pada Sabtunya beres, malam harinya akan digelar wayang golek untuk masyarakat di sini,” tambah Jeje.
Diberitakan sebelumnya, Susi Pudjiastuti yang baru dilantik menjadi salah satu menteri di Kabinet Kerja Jokowi-Jusuf Kalla menjadi perbincangan hangat semua kalangan saat ini, mulai dari masalah pendidikannya yang hanya lulusan SMP, gayanya yang nyentrik dan ceplas-ceplos, tato di tubuhnya, kebiasaan merokok, sampai isu perusahaan bangkrut.
Namun, tak sedikit pula yang memujinya akibat kecerdasan dan kesuksesan dalam berbisnis, pekerja keras, dan mampu menunjukkan kemandiriannya. Kesuksesan Susi merupakan hasil kerja kerasnya selama belasan tahun belakangan ini.
Setiap tahunnya tercatat bahwa Susi Air mampu membeli pesawat baru yang harganya puluhan miliar sebanyak enam unit. Bahkan, sampai sekarang pesawat yang dimiliki Susi Air hampir mencapai + 80 unit yang beroperasi hampir di seluruh kawasan Indonesia.

 Alasan Joko Wi menunjuk Susi Pudjiastuti

Jokowi menilai, pengusaha sekaligus pemilik PT ASI Pudjiastuti Marine Product itu sebagai pekerja keras.
“Dia adalah wirausahawati, pekerja keras, mulai dari nol,” ujar Presiden Jokowi saat mengumumkan nama-nama menterinya di Istana Negara, Jakarta, Minggu 26 Oktober 2014.
Kata Jokowi, banyak terobosan yang dilakukan Susi selama bergelut dengan usahanya. “Beliau memulai usaha dari jualan ikan. Dan saya meyakini beliau bakal terobosan di bidang kelautan dan perikanan,” kata Jokowi.
Susi Pudjiastuti lahir di Pangandaran, 15 Januari 1965 (49 tahun). Dia adalah pengusaha pemilik dan Presdir PT ASI Pudjiastuti Marine Product, eksportir hasil-hasil perikanan dan PT ASI Pudjiastuti Aviation, atau penerbangan Susi Air dari Jawa Barat.
Hingga awal 2012, Susi Air diketahui memiliki 46 pesawat dengan berbagai tipe seperti Cessna Grand Caravan, Pilatus PC-06 Porter dan Piaggio P180 Avanti.
Susi Air mempekerjakan 179 pilot, dengan 175 di antaranya merupakan pilot asing. 2012, Susi Air menerima pendapatan Rp300 Miliar dan melayani 200 penerbangan perintis.
Meski tak tamat Sekolah Menengah Atas, Susi ternyata menerima banyak penghargaan antara lain Pelopor Wisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat, Young Entrepreneur of the Year dari Ernst and Young Indonesia tahun 2005, serta Primaniyarta Award for Best Small & Medium Enterprise Exporter 2005 dari Presiden Republik Indonesia.
Tahun 2006, ia menerima Metro TV Award for Economics, Inspiring Woman 2005 dan Eagle Award 2006 dari Metro TV, Indonesia Berprestasi Award 2009 dari PT Exelcomindo. Kemudian, pada 2008, ia mengembangkan bisnis aviasinya dengan membuka sekolah pilot Susi Flying School melalui PT ASI Pudjiastuti Flying School.( Ab@h**.