Toko Mas Aryani di Blok A Pasar Manis Ciamis, Selasa (15/07/2014) dini
hari, dibobol maling. Anehnya, maling masuk ke toko tersebut tanpa
menghilangkan jejak. Maling pun berhasil menggondol perhiasan emas dengan total
4 kilogram dan Perak 1 kilogram. Pemilik toko mengalami kerugian diperkirakan
sekitar Rp. 4 milyar.
H.Tatang, pemilik toko,
mengatakan, dirinya mengetahui tokonya
dibobol maling sekitar pukul 06.30 WIB,
saat akan membuka toko. Selasa (15/07/2014).”Saat rolingdoor dibuka, tidak ada
hal mencurigakan. Karena semua kunci gembok masih utuh pada tempatnya,”
ujarnya.
Tatang menambahkan, namun
dirinya kaget saat rolingdoor dibuka, perhiasan yang ada di etalase sudah raib
tidak bersisa. “Saya cek juga uang serta perhiasan yang ada di brankas pun hilang,”
katanya.
Dihubungi terpisah, Kasat
Reskrim Polres Ciamis AKP Eris Yadi Cahyadi membenarkan kejadian tersebut.
Menurutnya, pihaknya saat ini tengah melakukan proses penyelidikan. “Iya memang
ada kejadian pencurian dan kini anggota kami masih di lapangan untuk melakukan
penyelidikan,” ujarnya.
TEREKAM CCTV
Yuni Marlina (19), penjaga
toko baju --yang bekerja di depan toko emas-- menjelaskan pagi itu melihat H
Tatang membuka toko emas. Setelah itu, H Tatang kaget karena emasnya hilang.
"Pak Haji Tatang langsung menghubungi satpam," ujarnya di Pasar Manis
kemarin.
Yuni melihat posisi gembok
toko emas H Tatang masih digembok. "Pertamanya membuka pintu sebelah kanan
tapi karena sulit Pak Haji membuka bagian depannya," ungkapnya.
Hasil rekaman CCTV yang
terpasang di Toko Emas AA-- di samping toko H Tatang- polisi menemukan pria
berbaju biru berlengan pendek dan bersarung kotak-kotak. Pria itu terekam pukul
01.46. Dia melewati toko emas. Pukul 02.22, pria tersebut terekam kembali. Dia
melintasi toko milik H Tatang.
KBO Reskrim Polres Ciamis Ipda
Ref Effendi mengatakan sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Saat ini kami masih menyelidikinya," ujarnya di kantornya kemarin.
Tadi malam, Kasat Reskrim
Polres Ciamis AKP Kusnadi Erisyadi MM mengatakan dugaan sementara pencurian
emas tersebut masuk kategori pembobolan biasa dan tidak ada kaitannya dengan
sindikat atau teroris.
"Kita tidak membuat tim
khusus, ini pembobolan biasa, insya Alloh tidak akan lama doanya saja dari
semuanya. Sekarang masih dalam penyelidikan, perkembangan lebih lanjut besok
(hari ini, red) saja," ungkapnya saat dihubungi Radar pukul 21. 19 Wib. Saat ini kepolisian mendalami
rekaman CCTV. Korps busur panah ini pun meminta keterangan pemilik toko maupun
karyawan toko.
Terpisah, Kepala Satpam Pasar
Manis Ciamis Opin Aripin mengaku baru kemarin pagi mengetahui toko emas milik H
Tatang dibobol maling. Padahal, dia sampai pukul 01.00 ikut mengecek keamanan
pasar. Dia pulang pukul 01.00 karena tidak enak badan.
Soal pengamanan di Pasar
Manis, Opin menjelaskan setiap malam, lima blok dijaga lima orang. Satu satpam
berjaga di satu blok. Sedangkan di luar blok dijaga dua orang.
Pengontrolan rutin setiap
blok, terangnya, dilakukan hingga pukul 06.00."Namanya juga manusia tidak
terus stanby seperti robot. Setelah muter-muter mungkin tidur," ujarnya (Ab@h/HR-Online)
.jpg)