" Kejujuran,.. Integritas,.. Kerjasama,.. Hirarki, . . Loyalitas,... . . ."ds

Rabu, 16 Juli 2014

Toko Mas di Pasar Ciamis Dibobol Maling,

Toko Mas Aryani di Blok A  Pasar Manis Ciamis, Selasa (15/07/2014) dini hari, dibobol maling. Anehnya, maling masuk ke toko tersebut tanpa menghilangkan jejak. Maling pun berhasil menggondol perhiasan emas dengan total 4 kilogram dan Perak 1 kilogram. Pemilik toko mengalami kerugian diperkirakan sekitar Rp. 4 milyar.
H.Tatang, pemilik toko, mengatakan, dirinya mengetahui  tokonya dibobol maling  sekitar pukul 06.30 WIB, saat akan membuka toko. Selasa (15/07/2014).”Saat rolingdoor dibuka, tidak ada hal mencurigakan. Karena semua kunci gembok masih utuh pada tempatnya,” ujarnya.
Tatang menambahkan, namun dirinya kaget saat rolingdoor dibuka, perhiasan yang ada di etalase sudah raib tidak bersisa. “Saya cek juga uang serta perhiasan yang ada di brankas pun hilang,” katanya.
Dihubungi terpisah, Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Eris Yadi Cahyadi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pihaknya saat ini tengah melakukan proses penyelidikan. “Iya memang ada kejadian pencurian dan kini anggota kami masih di lapangan untuk melakukan penyelidikan,” ujarnya.

TEREKAM CCTV
Yuni Marlina (19), penjaga toko baju --yang bekerja di depan toko emas-- menjelaskan pagi itu melihat H Tatang membuka toko emas. Setelah itu, H Tatang kaget karena emasnya hilang. "Pak Haji Tatang langsung menghubungi satpam," ujarnya di Pasar Manis kemarin.
Yuni melihat posisi gembok toko emas H Tatang masih digembok. "Pertamanya membuka pintu sebelah kanan tapi karena sulit Pak Haji membuka bagian depannya," ungkapnya.
Hasil rekaman CCTV yang terpasang di Toko Emas AA-- di samping toko H Tatang- polisi menemukan pria berbaju biru berlengan pendek dan bersarung kotak-kotak. Pria itu terekam pukul 01.46. Dia melewati toko emas. Pukul 02.22, pria tersebut terekam kembali. Dia melintasi toko milik H Tatang.
KBO Reskrim Polres Ciamis Ipda Ref Effendi mengatakan sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). "Saat ini kami masih menyelidikinya," ujarnya di kantornya kemarin.
Tadi malam, Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Kusnadi Erisyadi MM mengatakan dugaan sementara pencurian emas tersebut masuk kategori pembobolan biasa dan tidak ada kaitannya dengan sindikat atau teroris.
"Kita tidak membuat tim khusus, ini pembobolan biasa, insya Alloh tidak akan lama doanya saja dari semuanya. Sekarang masih dalam penyelidikan, perkembangan lebih lanjut besok (hari ini, red) saja," ungkapnya saat dihubungi Radar pukul 21. 19 Wib. Saat ini kepolisian mendalami rekaman CCTV. Korps busur panah ini pun meminta keterangan pemilik toko maupun karyawan toko.
Terpisah, Kepala Satpam Pasar Manis Ciamis Opin Aripin mengaku baru kemarin pagi mengetahui toko emas milik H Tatang dibobol maling. Padahal, dia sampai pukul 01.00 ikut mengecek keamanan pasar. Dia pulang pukul 01.00 karena tidak enak badan.
Soal pengamanan di Pasar Manis, Opin menjelaskan setiap malam, lima blok dijaga lima orang. Satu satpam berjaga di satu blok. Sedangkan di luar blok dijaga dua orang.

Pengontrolan rutin setiap blok, terangnya, dilakukan hingga pukul 06.00."Namanya juga manusia tidak terus stanby seperti robot. Setelah muter-muter mungkin tidur," ujarnya  (Ab@h/HR-Online)