" Kejujuran,.. Integritas,.. Kerjasama,.. Hirarki, . . Loyalitas,... . . ."ds

Kamis, 26 Mei 2016

Kisah Susno Duadji, Petinggi Polri Yang Memilih Jadi Petani


Apakah masih ingat dengan sosok Komjen Pol (Purn) Susno Duadji? Nama pria berusia 61 tahun itu sempat begitu ramai diperbincangkan beberapa tahun silam. Saat itu mantan Kabareskrim Polri ini dikenal akibat ucapan kontroversi cicak versus buaya dan terjerat berbagai kasus korupsi hingga dipenjara.
Kehilangan jabatan sebagai Kabareskrim Polri pada akhir November 2009, Susno yang dituding menggelapkan dana pengamanan Pilgub Jabar 2008 dan terjerat kosupsi PT Salmah Arowana Lestari harus rela dipenjara selama 3,5 tahun. Merasakan dinginnya terali besi LP Cibinong sejak 2013 lalu dan akhirnya bebas, apa kabar pak Susno sekarang?
Jauh dari hiruk pikuk ibukota Jakarta, Susno pulang ke tanah kelahirannya di Pagaralam, Sumatera Selatan. Bukannya sibuk berpikir kembali ke kepolisian, Susno memilih bekerja kasar dengan jadi petani dan mengerjakan kebun, sawah hingga kolam ikan warisan orangtuanya.

"Sejak purna tugas, saya lebih banyak di kampung halaman untuk bertani mengerjakan lahan warisan orangtua. Sawah ini adalah warisa orangtua saya yang juga petani meskipun luasnya tidak seberapa. Sekarang saya garap sendiri, beneran lhoh. Persoalan yang kami hadapi, khususnya sebagai petani padi adalah murahnya harga beras/gabah di musim panen sehingga biaya produksi tak sebanding dengan uang penjualan yang didapat," cerita Susno di akun Facebook miliknya hari Senin (23/5) pagi.
Benar-benar terlihat seperti seorang petani, Susno bahkan tampak santai dengan pekerjaan barunya ini. 
Meskipun pernah memegang jabatan tinggi di jajaran institusi bergengsi, Polri, Susno mengenakan kaos oblong, celana panjang dan handuk di lehernya saat menggarap sawah di bawah teriknya matahari.

Berbekal cangkul, pak Susno turun langsung ke tanah persawahan tanpa alas kaki. Tak hanya bertani, Susno pun menjalani kesehariannya dengan sederhana. 
Pria yang pernah jadi Kapolda Jawa Barat selama 10 bulan itu pun cuek saja berbelanja ke pasar hanya pakai kaos dan sandal jepit. Wah, semangat untuk profesi barunya ya pak! 

Senin, 09 Mei 2016

Aksi Polwan Ciamis Saat Pentaskan Tarian Nirmala

Ada yang menarik saat acara Sertijab dan Pisah Sambut dari Kapolres Ciamis (lama) AKBP Arif Racman ke Kapolres (baru) AKBP Didi Hayamansyah, SH.,S.Ik.,MM, di Gedung Islamic Center Ciamis, 
Kamis (05/05/2016) malam. Yakni, pertunjukan Tarian Nirmala yang ditampilkan oleh sejumlah Polisi Wanita (Polwan) Polres Ciamis.

Penampilan seni anggota Polwan yang masih terbilang muda usianya ini, ternyata memukau para tamu undangan. 
Para hadiran yang hadir pun sempat tak percaya bahwa yang melenggok di atas panggung itu adalah anggota polisi. 
“Saya awalnya mengira penari yang mentas di atas panggung itu dari sanggar tari. Ternyata mereka anggota polisi,” kata salah satu pengunjung  yang hadir di acara tersebut.

Dari pantauan kami, meski bukan penari asli, tetapi gerakan tari anggota Polwan itu seperti sudah terbiasa.
“Padahal, kelompok tari Polwan Ciamis ini baru terbentuk,” kata salah seorang anggota polisi Polres Ciamis.

Ketika anggota Polwan usai menari, para tamu undangan pun langsung bertepuk tangan dan memuji penampilan mereka.

Jumat, 06 Mei 2016

AKBP Arif Rachman Diakui Berikan Perubahan Positif untuk Polres Ciamis

kapolres Ciamis, AKBP Arif Rachman, yang akan pindah tugas ke Polres Jakarta Timur Polda Metro Jaya, diakui sudah memberikan perubahan positif di internal Polres Ciamis. Selain itu, Arif pun dikenal dekat dan bisa merangkul masyarakat saat menjalankan tugasnya di Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Pangandaran.



Hal itu dikatakan Wakapolres Ciamis, Kompol Irpan Nurmansyah dalam sambutannya, saat acara Sertijab dan Pisah Sambut dari Kapolres Ciamis (lama) AKBP Arif Racman ke Kapolres (baru) AKBP Didi Hayamansyah, SH.,S.Ik.,MM, di Gedung Islamic Center Ciamis Kamis (05/05/2016) malam.

Irpan mengatakan, apa yang sudah dikerjakan Arif di Ciamis dan Pangandaran bisa, membawa dampak positif untuk kemajuan Polres Ciamis kedepan. “Semoga apa yang telah dikerjakan selama bertugas di Ciamis bisa menjadi ibadah. Dan saya ucapkan selamat kepada Pak Arif mengemban tugas di tempat baru,” ujarnya.


Sementara itu, Kapolres Ciamis (baru) AKBP Didi Hayamansyah, SH.,S.Ik.,MM sebelumnya menjabat Kapolres Lebak Banten. “Saya mengucapkan selamat datang di Ciamis kepada Pak Didi. Semoga bapak betah di Ciamis,” tuturnya

Rabu, 04 Mei 2016

Kapolda Jabar Lantik 11 Kapolres Baru

Sebanyak 11 Polres/Polrestabes di lingkungan Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat dijabat pucuk pimpinan baru. Rotasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi di tubuh Polda Jabar. Serah terima jabatan dilakukan di Mapolda Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta Kota Bandung, Rabu 4 Mei 2016.
"Ini pertanda organisasi ini segar, selalu mengganti pilotnya," kata Kapolda Jawa Barat Jodie Rooseto, saat serah terima jabatan.
Kesebelas kapolres baru itu menempati jabatan di Polrestabes Bandung, Kuningan, Indramayu, Cirebon Kota, Polres Bandung, Sumedang, Sukabumi, Ciamis, Taskmalaya, Tasikmalaya Kota, dan Sukabumi.
Serah terima jabatan terjadi di Polrestabes Bandung, dari Kombes Pol Angesta Romano Yoyol kepada Kombes Pol Winarto yang sebelumnya menjabat Analis Kebijakan Madya Jianma Korlantas Polri. Selanjutnya Yoyol menempati posisi Kabag Jianling Rojianstra Sops Polri.
Kapolres Kuningan dijabat AKBP M. Syahdudi yang awalnya Koor Spripim Polda Jabar. Syahdudi menggantikan AKBP Joni Iskandar yang dimutasikan menjadi Kasubbag Renopspus Bag Renops Robinops Sops Polri.
AKBP Eko Sulistyo Basuki menduduki posisi baru sebagai Kapolres Indramayu menggantikan AKBP Wijonarko yang alih tugas sebagai Wakapolresta Bekasi Polda Metro Jaya. Eko semula memimpin Polres Cirebon Kota. Kapolres Cirebon Kota dijabat AKBP Indra Jafar yang sebelumnya Kasubdit Regident Dirlantas Polda Jabar.
Kapolres Bandung dijabat AKBP Mahmud Nazly Harahap yang semula Kapolres Sumedang. Nazly menggantikan AKBP Erwin Kurniawan yang mengisi jabatan Wakapolres Metro Tangerang Kota Polda Metro Jaya. Posisi Kapolres Sumedang diisi AKBP Agus Imam Rifai yang sebelumnya Kapolres Kolaka Polda Sultra.
Kapolres Sukabumi diserah terimakan dari AKBP Diki Budiman kepada AKBP Rustam Mansur yang sebelumnya sebagai Kapolres Humbang Hasundutan Polda Sumut. Diki menempati posisi baru sebagai Wadir Reskrimsus Polda Jabar.
Kapolres Ciamis dijabat AKBP Didi Hayamansyah yang menggantikan AKBP Arif Rachman. Didi sebelumnya mengisi kursi pimpinan Polres Lebak Polda Banten, sedangkan Arif dimutasikan menjadi Wakapolres Metro Jakarta Timur Polda Metro Jaya.
Jabatan Kapolres Tasikmalaya Kota diisi AKBP Arif Fajarudin yang awalnya Kasubbag Tandispeg Bagdiapers Rodalpers SSDM Polri. Arif menggantikan AKBP Asep Saepudin yang alih tugas menjadi Kasie Propam Korbrimob Polri.
Kapolres Tasikmalaya ditempati AKBP Nugroho Arianto menggantikan AKBP Susnadi yang melanjutkan tugas sebagai Wakasat Brimob Polda Banten. Nugroho sebelumnya menempati posisi Kasubdit II Diresnarkoba Polda Jabar.

Selain itu, jabatan Kapolres Sukabumi dijabat AKBP Mokhamad Ngajib yang sebelumnya menjabat sebagai Kasatreskrim Polrestabes Bandung. Dia menggantikan AKBP Mohamad Ridwan yang selanjutnya menjabat sebagai Wadir Intelkam Polda Lampung.***