Kapolda Jabar, Mochamad Iriawan bersama beberapa pejabat
utama Polda Jabar meninjau lokasi bencana alam banjir di Pamanukan, Subang dan
Indramayu, Kamis (23/1).
Selain meninjau beberapa lokasi, orang nomor satu di
Kepolisian Daerah Jawa Barat ini memberikan sejumlah bantuan guna meringankan
beban para korban banjir.
"Ini yang kedua kali, saya meninjau lokasi bencana
banjir di Pamanukan, Subang. Melihat situasi kondisi di sana. Menurut informasi
yang kami terima dari Kapolres, air mulai surut. Namun, diperkirakan hari ini
akan turun hujan besar," ujar Kapolda sebelum berangkat menggundakan jalan
darat atau mobil.
Bantu Banjir, Polda Kerahkan Sepertiga Kekuatan
Polda Jabar menyiagakan 1/3 kekuatannya, atau 10-11 ribu
dari 32 ribu personel yang dimiliki untuk membantu penanganan bencana di
sejumlah daerah di Jawa Barat. Fokus pertama yaitu membantu penanganan banjir.
Menurut Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Martinus
Sitompul, personel saat ini sebagian sudah ditempatkan ke sejumlah wilayah yang
mengalami bencana banjir. “Kami siaga. 1/3 kekuatan disiapkan. Mereka
dikerahkan dalam tindakan evakuasi para pengungsi. Tempat-tempat pengungsian
juga sudah kita siapkan,” jelas Martinus saat dikonfirmasi wartawan, Selasa
(21/1/2014).
Ditambahkan Martinus, untuk personel, paling banyak
dikerahkan di wilayah Subang, tepatnya di kawasan Pamanukan. Pemilihan
Pamanukan sebagai tempat yang paling banyak disimpan para personel, karena
ada beberapa pengalihan arus di wilayah Pamanukan. Termasuk juga di wilayah
Cirebon dan juga di Karawang sebagai jalur utama menuju Jakarta.
Kapoldapun menuturkan, di sejumlah daerah yang terkena
bencana banjir, terutama di Pamanukan, banyak jalan yang amblas.
“Lokasi-lokasi persis dari jalan-jalan amblas ini masih
kita dalami. Tapi untuk personel paling banyak ya di wilayah Subang
tepatnya di kawasan Pamanukan,” jelasnya.
Disamping menyiagakan personel, Polda Jabar dan
jajarannya juga sudah mendirikan tenda-tenda posko banjir dengan nama “Polda
Jabar Peduli”. Tenda-tenda itu tersebar di sejumlah titik lokasi bencana. Di
dalam tenda posko, pihaknya menyediakan sejumlah bahan pangan.
“Kami siapkan juga bahan pangan, seperti mie instan,
biskuti roti dan minuman ringan. Selain itu kami juga siapkan pampers untuk
bayi dan juga pembalut wanita,” ungkap Martinus.
Untuk memudahkan proses evakuasi serta mengantisipasi
banjir yang makin parah, Polda Jabar juga telah menyediakan beberapa peralatan
untuk persiapan proses evakuasi. Diantaranya telah disiapkan perahu karet dan
perahu kano. “Personel dari Polres setempat juga siaga,” tuturnya.
Martinus berharap bantuan yang diberikan Polda Jabar
dapat meringankan beban para korban bencana. Ia pun berharap masyarakat lainnya
tergerak untuk memberikan bantuan kepada para korban bencana banjir. Saat ini,
bencana banjir setidaknya tercatat terjadi di wilayah Karawang, Subang dan
Indramayu.
“Ini juga sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap
masyarakat,” imbuh Kapold.)Ab@h=

Tidak ada komentar:
Posting Komentar