Kelulusan UN (Ujian Nasional) tingkat SMA/SMK/MA,
rencananya akan diumumkan Selasa (20/05/2014). Di Kabupaten Ciamis, Dinas
Pendidikan setempat sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian agar
saat pelaksanaan kelulusan nanti tidak terjadi aksi ugal-ugalan di jalanan yang
dilakukan oleh siswa yang lulus.
Kabid Dikmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten
Ciamis, Totong, mengungkapkan, pihaknya sudah melayangkan surat ke pihak
kepolisian sebagai bentuk koordinasi agar pada saat kelulusan UN bisa berjalan
kondusif.
“Yang kami khawatirkan saat kelulusan nanti masih terjadi
konvoi kendaraan yang dilakukan oleh siswa yang lulus. Kami juga khawatir siswa
melakukan perayaan kelulusannya dengan aksi ugal-ugalan di jalanan, sehingga
membahayakan nyawa mereka,“ terangnya, kepada HR, di ruang kerjanya, Rabu
(14/05/2014).
Untuk teknis pengumuman kelulusan, apakah akan melalui
pos atau dengan pemanggilan orang tua siswa yang diundang ke sekolah, menurut
Totong, hal itu diserahkan ke sekolah masing-masing. “Yang penting bisa
berjalan lancar dan kondusif,” imbuhnya.
Totong juga meminta pihak sekolah agar bisa mencegah
siswanya melakukan konvoi kendaraan dan aksi corat coret seragam sekolah. “
Kalau bisa pihak sekolah memberi pembinaan kepada siswanya agar seragam
sekolahnya disumbangkan ke adik kelasnya yang tidak mampu. Bila perlu pihak
sekolah yang mengkoordinir penggalangan sumbangan seragam tersebut, “
ungkapnya.
Dihubungi terpisah, Ketua MKKS SMA, DR H. Endang Rachmat,
mengatakan, terkait teknis kelulusan nanti, apakah penyerahan surat kelulusan
akan melalui pos, orang tua, atau peserta didik langsung yang mengambil ke
sekolah, hingga saat ini belum bisa diputuskan.
“Kami akan menggelar rapat dulu dengan seluruh kepala
sekolah untuk membahas teknis kelulusan UN. Intinya, kami menginginkan
pelaksanaan kelulusan nanti bisa berjalan kondusif,” ujarnya. (Ab@h/HR-Online)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar