" Kejujuran,.. Integritas,.. Kerjasama,.. Hirarki, . . Loyalitas,... . . ."ds

Rabu, 11 Juni 2014

SUPIR MAUT JALANI PEMERIKSAAN POLISI

Satu dari empat korban kecelakaan lalu lintas tabrakan beruntun di jalan raya timur Parigi tepatnya di depan gedung Islamic Centre Dusun Astamaya Rt 03 Rw 01 Desa Karangjaladri Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, Minggu(8/6/2014) pukul 14.30 WIB yang semula tanpa identitas akhirnya terungkap. Pihak kepolisian berhasil mengungkap identitas satu korban tersebut berdasarkan no­mor rangka dan mesin kendaraan korban tersebut.
“Ya, pada awalnya kami kesulitan untuk mengungkap iden­titas satu dari ke tiga korban meninggal dunia akibat lakalantas tersebut. Beruntung ada STNK di saku korban, dan ternyata korban bernama Eman Sulaeman warga Dusun Curug Desa Bumisari Kecamatan Cigugur Kabupaten Pangandaran,”ucap Kanit Laka Kepolisian Polres Ciamis Iptu Husen Sujana, Senin, (9/6/2014).
Selanjutnya, pihak kepolisian menghubungi keluarga untuk memberitahukan kabar duka tersebut. Selang beberapa jam, pihak keluarga menjemput jenazah almarhum Eman di Puskesmas Pangandaran.
Husen mengatakan, rawannya kecelakaan diakibatkan meningkatnya jumlah kendaraan baik roda 2 maupun roda 4. Selain itu  kurangnya kesadaran tentang peraturan berlalulintas bagi masyarakat.
“Untuk menurunkan angka kecelakaan, perlu adanya kerja sama yang baik dengan instansi terkait supaya masyarakat pengguna jalan bisa memahami aturan berlalu lintas,”kata dia.
Caranya ujar Hesein bisa dengan cara memberikan pengetahuan melalui masyarakat yang terorganisasi, misalnya Polisi Kemanana Sekolah maupun masyarakat luas dengan cara sosialisasi oleh aparatur desa maupun kecamatan.
Terkait kelanjutnya kasusnya, Husen melanjutnya, saat ini supir mobil maut jenis Daihatsu Luxio X B 1850 KKO Undang (42) warga Blok Pasar Wisata Pangandaran masih diamankan di Polres Ciamis untuk penyidikan lebih lanjut. Selain supir, polisi juga mengaman­kan kendaraan mobil dan tiga motor milik korban.
Seperti diketahui, tabrakan beruntun yang melibatkan satu mobil dan tiga motor terjadi di jalan raya timur Parigi, tepatnya di depan gedung Islamic Centre Dusun Astamaya Rt 03 Rw 01 Desa Karangjaladri Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, Minggu(8/6/­2014) pu­kul 14.30 WIB.
Berdasarkan informasi di lapangan, mobil Daihatsu Luxio X B 1850 KKO yang disupiri oleh Undang (42) warga Blok Pasar Wisata Pangandaran de­ngan membawa 4 orang penumpang melaju kencang dari arah Cijulang menujuPangandaran, lalu menabrak tiga kendaraan roda dua jenis Honda Prima yang dikendarai oleh Idin (62) yang berboncengan dengan istrinya Kurniasih (42) warga Balandongan Desa Parigi Kec Parigi.
Selain menambrak motor Idin, mobil maut itu pun menabrak dua motor Vario yang dikendarai oleh Darso (60) yang berboncengan dengan Wiwi (45) warga Dusun Astamaya Desa Karadari Kec Parigi serta pria tanpa identitas yang belakang bernama Eman. Atas kejadian tersebut, mobil maut menewaskan hingga empat orang korban jiwa dan dua orang luka berat.
Korban yang meninggal dunia, Darso dan istrinya Wiwi, Idin dan Eman. Sementara korban luka berat yaitu kurniasih istri Idin, Undang dan penumpang mobil Imas Nasmaya (26) warga Desa Babakan kecamatan Pangandaran.
Sementara korban lainnya mengalami luka ringan pe­numpang dari mobil Luxio tersebut Imam (21) warga Pangandaran, Ari Purwati (27) warha Babakan, Dini (19) war­ga Wonoharjo.
Kapolsek Parigi AKP?Ris­habdi Lubis saat itu mengata­kan, berdasarkan informasi bah­wa mobil yang dikendarai Undang melaju kencang dari arah Cijulang, ketika di depan gedung islami centre Parigi mobil tersebut menabrak motor Idin yang hendak belok ke kanan, lalu mobil oleng ke kanan dan menabrak beberapa ken­daraan lainnya yang berada di depan.( Ab@h= KP-Online.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar