Masyarakat diminta waspadai
dan berhati-hati. Karena menjelang Idul Fitri, uang palsu (Upal) pecahan lima
puluh ribu mulai beredar di wilayah Ciamis.
Salah seorang yang sudah
menjadi korban yakni Anngia Herfiaty warga jalan Kartini Ciamis.
Menurut pengakuannya ia
mendapatkan uang palsu pecahan lima puluh ribu dari salah satu bank di Kota
Banjar.
Ia mengetahui bahwa uang itu
palsu ketika dirinya akan melakukan transaksi di salah satu bank di Ciamis.
Oleh petugas bank, dijelaskan jika uang pecahan lima puluh ribu tersebut palsu.
“Saya dapat uang tersebut dari
sodara saya di Banjar, sodara saya mengaku memberikan uang tersebut dari bank,
tapi heran ketika akan di tabungkan ke bank lain di wilayah Ciamis tidak
diterima karena palsu,” ucap Anggia, Kamis (3/7/2014).
Dikatakan Anggia, setelah di
cek memang sangat jelas perbedaanya, mulai dari ukuran kemudian, warna, serta
tanda air dalam uang tersebut memang beda sekali, terutama yang paling jelas
adalah dari tanda airnya yang berbeda.
“Jika dari warna uangnya
seperti luntur, kemudian teksturnya yang lembut tidak seperti uang yang asli
yang agak kasar,” tuturnya.
Lanjut Anggia, dirinya sangat
heran kenapa upal bisa keluar dari bank, dirinya berharap agar pihak terkait
bisa mengawasi uang palsu tersebut mengingat saat ini menjelang lebaran.Ab@h=K-Priangan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar