Sepanjang pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)
tahun 2014 dibuka, website Badan Kepegawaian Nasional (BKN), Menpan dan Panitia
Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS sulit diakses. Kesulitan tersebut cukup
membuat sejumlah calon pendaftar di wilayah Kabupaten Pangandaran, ataupun wilayah lainnya di Jawa Barat
khawatir.
Contohnya Eti Hanati (45), orang tua calon pendaftar asal
Padaherang, Selasa (2/9/2014), mengatakan, sampai saat ini anaknya belum bisa
mendaftar untuk mengikuti seleksi CPNS. Alasannya, karena anaknya kesulitan
untuk mengakses website Panselnas CPNS tahun 2014.
“Anak saya sudah beberapa kali membuka webset tersebut,”
jelasnya.
Menurut Eti, karena saking padatnya jumlah pendaftar,
jaringan atau server Panselnas menjadi sulit diakses. Dia bersama sang anak
akhirnya mencoba membuka website tersebut disaat malam dan dini hari.
Sayangnya, website yang dituju masih juga sulit dikunjungi.
Akibat kondisi tersebut, eti mulai merasa khawatir
anaknya tidak masuk menjadi salah satu peserta seleksi. Karena hal itu juga,
dia memprediksi bakal bermunculan broker atau calon dalam pelaksanaan seleksi
CPNS.
Kabag Kepegawaian Pangandaran, Drs. H. Yayat Kiswayat,
menegaskan bahwa tidak bakal ada broker ataupun calo dalam pelaksanaan
pendaftaran seleksi CPNS. Alasannya, penyelenggaraan pendaftaran dan seleksi
dilakukan oleh Menpan dan BKN melalui website.
“Paling yang akan menjadi broker pendaftaran adalah orang
yang memiliki kios warnet atau orang yang pandai mengakses internet. Dia akan
menawarkan jasanya untuk membantu mendaftar ke website yang sudah ditetapkan
Menpan & RB, BKN dan Panselnas,” ungkapnya. (Ab@h-HR)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar