" Kejujuran,.. Integritas,.. Kerjasama,.. Hirarki, . . Loyalitas,... . . ."ds

Kamis, 16 Oktober 2014

Motor Siswa SMK Al Manar Ciamis Diembat Maling

Sebuah motor jenis Honda Beat (Matic) milik siswa SMA Al Manar, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, hilang digondol maling, di halaman sekolah, Rabu (15/10/2014) siang. Peristiwa hilangnya motor itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 9 pagi, atau saat suasana sekolah tengah sibuk dengan kegiatan belajar mengajar di kelas.
Kepala SMK Al Manar, Lusi, Rabu (15/10/2014), membenarkan peristiwa hilangnya motor milik salah satu siswanya itu. Menurut dia, kejadian itu kali pertama terjadi di sekolahnya.
“Kejadiannya saat jam belajar. Seperti biasanya, kendaraan siswa  diparkir di halaman sekolah,” katanya.
Angri, pemilik motor, mengungkapkan, motor miliknya yang hilang itu masih baru, karena baru keluar dari dealer. Bahkan, plat nomor kendaraan itupun belum keluar.
Setelah mengetahui motor itu hilang, Angri langsung memberitahu kedua orang tuanya, kemudian ditindaklanjuti dengan melapor ke pihak kepolisian setempat.


Hilangnya motor Honda Beat milik siswa kelas satu SMK Al Manar, di Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Rabu (15/10/2014) siang, pertama kali diketahui oleh Ai, pemilik kantin sekolah. Awalnya, Ai mengaku curiga kepada orang yang duduk di kantinnya saat itu.
“Saat berada di warung, orang itu terlihat mencurigakan. Diapun melakukan kontak dengan seseorang melalui handphone,” katanya, usai kejadian. [Berita terkait baca: Diparkir di Sekolah, Motor Siswa SMK Al Manar Ciamis Diembat Maling]
Ai menjelaskan, dari pembicaraan yang dia dengar, orang itu berpura-pura bertanya kepada seseorang mengenai lokasi disimpannya motor tersebut. Rupanya cara itu merupakan modus baru untuk mengelabui orang yang melihat si maling tengah beraksi.
“Neng ieu aa di sakola. Ari motorna palih mana. Oh muhun, ku aa dicandak, diantosan dipayun nya,” ucap Ai menirukan perkataan orang yang dia curigai.
Menurut Ai, ciri-ciri orang yang membawa motor milik Angri, diantaranya menggunakan sweater berwarna biru dan rambut berwarna merah.
Kepada HR, Ai mengaku sempat meneriaki orang itu maling. Orang itu kemudian dikejar sejumlah siswa, tapi tidak berhasil ditangkap.
Paska kejadian itu, kata Ai, sebuah motor matic yang berada di areal pakir juga ditemukan mengalami kerusakan di bagian kunci kontak.
“Kondisnya rusak, seperti dirusak menggunakan kunci T,” pungkasnya.
Menindaklanjuti hilangnya motor Honda Beat (Matic) di lingkungan sekolah, kini pihak sekolah berencana memperketat penjagaan dan pengawasan kendaraan milik para siswa.

Kepala SMA Al Manar, Lusi, Rabu (15/10/2014), membenarkan rencana pengetatan pengawasan dan penjagaan ktersebut. Hal itu sebagai tindaklanjut atas peristiwa yang baru pertama kali terjadi di sekolah itu.( Ab@h**/HR-Online.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar