Sebuah motor jenis Honda Beat
(Matic) milik siswa SMA Al Manar, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa
Barat, hilang digondol maling, di halaman sekolah, Rabu (15/10/2014) siang.
Peristiwa hilangnya motor itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 9 pagi, atau
saat suasana sekolah tengah sibuk dengan kegiatan belajar mengajar di kelas.
Kepala SMK Al Manar, Lusi,
Rabu (15/10/2014), membenarkan peristiwa hilangnya motor milik salah satu
siswanya itu. Menurut dia, kejadian itu kali pertama terjadi di sekolahnya.
“Kejadiannya saat jam belajar.
Seperti biasanya, kendaraan siswa
diparkir di halaman sekolah,” katanya.
Angri, pemilik motor,
mengungkapkan, motor miliknya yang hilang itu masih baru, karena baru keluar
dari dealer. Bahkan, plat nomor kendaraan itupun belum keluar.
Setelah mengetahui motor itu
hilang, Angri langsung memberitahu kedua orang tuanya, kemudian ditindaklanjuti
dengan melapor ke pihak kepolisian setempat.
Hilangnya motor Honda Beat
milik siswa kelas satu SMK Al Manar, di Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican,
Kabupaten Ciamis, Rabu (15/10/2014) siang, pertama kali diketahui oleh Ai,
pemilik kantin sekolah. Awalnya, Ai mengaku curiga kepada orang yang duduk di
kantinnya saat itu.
“Saat berada di warung, orang
itu terlihat mencurigakan. Diapun melakukan kontak dengan seseorang melalui
handphone,” katanya, usai kejadian. [Berita terkait baca: Diparkir di Sekolah,
Motor Siswa SMK Al Manar Ciamis Diembat Maling]
Ai menjelaskan, dari
pembicaraan yang dia dengar, orang itu berpura-pura bertanya kepada seseorang
mengenai lokasi disimpannya motor tersebut. Rupanya cara itu merupakan modus
baru untuk mengelabui orang yang melihat si maling tengah beraksi.
“Neng ieu aa di sakola. Ari
motorna palih mana. Oh muhun, ku aa dicandak, diantosan dipayun nya,” ucap Ai
menirukan perkataan orang yang dia curigai.
Menurut Ai, ciri-ciri orang
yang membawa motor milik Angri, diantaranya menggunakan sweater berwarna biru
dan rambut berwarna merah.
Kepada HR, Ai mengaku sempat
meneriaki orang itu maling. Orang itu kemudian dikejar sejumlah siswa, tapi
tidak berhasil ditangkap.
Paska kejadian itu, kata Ai,
sebuah motor matic yang berada di areal pakir juga ditemukan mengalami
kerusakan di bagian kunci kontak.
“Kondisnya rusak, seperti
dirusak menggunakan kunci T,” pungkasnya.
Menindaklanjuti hilangnya
motor Honda Beat (Matic) di lingkungan sekolah, kini pihak sekolah berencana
memperketat penjagaan dan pengawasan kendaraan milik para siswa.
Kepala SMA Al Manar, Lusi,
Rabu (15/10/2014), membenarkan rencana pengetatan pengawasan dan penjagaan
ktersebut. Hal itu sebagai tindaklanjut atas peristiwa yang baru pertama kali
terjadi di sekolah itu.( Ab@h**/HR-Online.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar