Enam tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Kota Banjar kabur,
Senin (22/12/2014) sekitar pukul 3.00. Kawanan yang merupakan tahanan titipan
kejaksaan negeri Kota Banjar, kabur setelah sebelumnya memotong dua jeruji
ruang tahanan serta memanjat dinding setinggi enam meter.
Informasi yang dihimpun, enam tahanan tersebut terlibat
kasus penipuan dan penggelapan mobil dengan memanfaatkan kantor pemerintah
sebagai lokasi menipu. Mereka kabur ketika listrik di wilayah tersebut padam.
Sebelum kabur mereka bergantian memanjat dinding tinggi dengan mempergunakan
sembilan kain sarung yang disambungkan.
Keenam tahanan yang bgerada di dalam Blok A yang kabur
tersebut yakin, yakni Mustari (38), warga Kampung Bojong Melati, Cileunyi,
Kabupaten Bandung. Andar Srinuralam ( 41), asal Kampung Nagrak, Kabupaten.
Bandung, Ahmad Apandi (35), warga Desa mandalasan, Kecamatan Cikalong Wetan,
Kabupaten Bandung Barat.
Kemudian Yana Setiawan (40), warga Desa Ponggang ,
Kecamatan Serang Panjang, Kabupaten Subang. Agus Wardiman (43), asal Kampung
Cikubang, Kecamatan Kiara , Kabupaten Purwakarta, dan Topan alias Mayor Rudi
(52) warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Rajapolah, Tasikmalaya.
Berdasar bekas yang ditinggalkan, ada dua titik kaburnya
enam tahanan, yakni dinding sebelah timur dan selatan. Sebelum kabur, mereka
melompat dinding penyekati selanjutnya turun melalui tiang listrik. Setelah itu
kembali memanjat tembok keliling yang tingginya enam meter. Luar tembok
keliling adalah kebun milik masyarakat.
Diperkirakan, ketika melewati dinding pertama, beberapa
tahanan terluka akibat kena kawat berduri. Hal itu ditandai dengan banyaknya
ceceran darah di sekitar dinding yang dilompati. Setelah keluar dari tembok LP
yang menjulang tinggi, diperkirakan kabur ke arah timur, sesuai jejak yang
ditinggalkan. Sedangkan seorang tahanan yang tertinggal, berhasil diringkus.
"Mereka tahanan titipan Kejaksaan Negeri Banjar,
baru dua minggu menghuni LP. Seorang tahanan, Topan berhasil diringkus petugas
ketika hendak kabur dari wilayah LP, bagian kakinya luka kena kawat
berduri," ungkap kepala LP Kota Banjar Dadang Sudrajat. (Ab@h**/PR-Online).
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar