Nur (28)
sehari-hari bekerja sebagai
pedagang asongan di Terminal Lebak Bulus Jakarta ternyata
juga “nyambi” sebagai
kurir ganja. Ia diciduk
jajaran Satnarkoba Polres Ciamis saat
baru turun dari se,buah bus di depan pool bus di
jalan raya Ciamis-Tasikmalaya blok
Cikoneng. Selain mengamankan
tersangka, polisi juga mengamankan empat
paket ganja siap edar seberat
500 gram seharga
Rp 600.000.
“Paket daun ganja tersebut rencananya akan diserahkan ke
Aj (sekarang masih buron) yang bekerja
sebagai kondektur bus,” ujar Kasat Reserse Narkoba Polres
Ciamis AKP Agus Susanto
SH MM Senin (12/1).
Dari pengakuan
tersangka kata Kasat Reserse Narkoba,
tersangka sudah tiga kali mengantarkan
paket ganja pesanan Aj tersebut.
“Setiap mengantarkan paket ganja tersebut tersangka
mendapat upah Rp 100.000,” katanya.
Diduga Aj, selama
ini berperan sebagai pengedar daun ganja
untuk awak bus. “Daun ganja dapat
meningkatkan percaya diri
saat mengemudi dan
mengurangi rasa ngantuk. Tetapi
membahayakan keselamatan penumpang. Pengemudi
yang mengkonsumsi narkoba cenderung
ugal-ugalan di jalanan. Kami akan
berkoordinasi dengan Satlantas dan BNN
untuk segera menggelar test urine
bagi para awak bus,”
ujar AKP Agus Susanto SH MM.
Sebelumnya jajaran
Satres Narkoba Polres Ciamis
juga telah menangkap sejumlah
awak angkutan umum saat
mengkonsumsi narkoba (ganja)
di kawasan Batununggul
Cisaga (Ab@h**/Tribun-Online).
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar