" Kejujuran,.. Integritas,.. Kerjasama,.. Hirarki, . . Loyalitas,... . . ."ds

Jumat, 06 Maret 2015

SATU TON BERAS SATU JAM LUDES

Hanya dalam hitungan satu jam, beras murah langsung habis terjual pada Operasi Pasar Murni (OPM) yang digelar di Pasarmanis Ciamis, Kamis (5/3/2015). Bahkan banyak warga yang kecewa karena tidak sempat membeli beras kualitas medium yang harganya terbilang murah Rp. 7.400.
Seperti yang dikeluhkan Iis (43) warga Kelurahan Kertasari Kecamatan Ciamis yang datang sesaat setelah OPM beras selesai sekitar pukul 10.00 WIB. Ia kecewa karena jauh-jauh da­tang ke pasar dengan tergesa-gesa namun beras yang akan dibeli ternyata habis.
ìSaat melihat tetangga menjinjing keresek berisi beras, saya tanya beras dari mana. Para tetangga menjawab ada operasi beras murah Rp 7.400 di pasar. Saya langsung pergi ke pasar, namun terlambat, berasnya habis ujarnya.
Padahal saat OPM mulai digelar sekitar pukul 09.00, sebagian pengunjung pasar tampak ragu untuk membeli beras Bulog yang diangkut Truk Dal­mas Satpol PP tersebut. Bah­kan Tim OPM pun harus meng­­­gunakan pengeras suara (Megaphone) agar pengunjung pasar mau membeli beras OPM.
Beru setelah beras yang dikemas keresek hitam itu dilihat dan diraba para warga, mereka langsung membeli tanpa ragu.”Berasnya bagus , beruntung hari ini bisa ke pasar jadi bisa beli beras murah, namun hanya 5 kg. Kalau 10 kg, selisihnya lumayan buat keperluan lain,” ujar Dedeh Warga kelurahan Maleber.
OPM beras di kabupaten Ciamis kemarin tidak hanya digelar di Pasar Manis Ciamis, juga di Pasar Kecamata Ban­jarsari, Sindangkasih, Kawali dan Rancah. Pelaksanaan OPM yang direncakan pekan lalu melibatkan pedagang beras tersendat, karena para pedagang menolak. Pemkab Ciamis akhirnya mengelar OPM dengan membentuk Tim yang berasal dari Bagian Ekonomi Set­da, Diskoperindag, Bulog, dan Satpol PP.
Menurut , Wakil Kepala Bu­log Sub Divre Ciamis, Fitri Nur, beras OPM yang dijual di pasar manis Ciamis sebanya satu ton itu baru percobaan pada hari pertama. “ Tim baru menge­luar­kan satu ton untuk perco­baan dan akan dievaluasi lagi. Kalau ternyata OPM ini efektif menurunkan harga beras, akan dilanjutkan kembali sampai harga normal,” ujar Fitri.

Rela Menunggu

Untuk mendapatkan beras dengan harga murah, warga Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis harus menunggu sampai 5 jam lebih. Warga sangat antusias menyambut Oprasi Pasar Murah ( OPM) beras de­ngan harga Rp. 7.400. per kilo gram, yang diselengarakan oleh pihak Pemda Ciamis kerjasama dengan Kabulog, Kamis ( 5/3/2015).
Ratusan warga rela menunggu sejak pukul 07.00 Wib hingga pukul 11.00 Wib di halaman pendopo Kawali. Ny Iis, warga Dusun Banjarwaru Desa Ka­wali, mengaku sudah berada di halaman Pendopo Kawali sejak pukul 07.00 Wib bersama ratusan warga lainnya. Karena sesuai dengan ucapan panitia yang menyebutkan akan meng­gelar OPM sejak pukul 07.00 Wib.
“Takut kehabisan, jadi da­tang ke lokasi lebih awal. Na­mun ternyata pasar murah ba­ru digelar pukul 11.00 Wib,” katanya.
Ia mengharapkan situasi harga beras bisa segera normal kembali agar tidak tersiksa se­perti sekarang ini, harus antri berjam-jam untuk mendapatkan beras.
Camat Kawali, Hidayat Tau­pik, mengatakan, jumlah warga yang berminat membeli besar benar-benar di luar dugaan. Jumlahnya sangat banyak.
“Awalnya, kami hanya me­nyediakan beras itu sesui yang telah di ajukan pada bagian eko­nomi Pemda Ciamis seba­nyak 1 ton, untuk kapasitas ma­sing - masing warga hanya men­­dapatkan jatah 5 kg, tetapi berhubung warga yang datang di luar perdiksi, maka untuk mengantispasi terjadi hal yang tidak diinginkan kami langsung melakukan kordinasi lagi untuk ke Kawali jatahnya itu ditambah, dan alhamdulilah dari semula 1 ton jadi 5,2 ton, “ jelasnya.

Bulog Jamin Kualitas Beras OPM

Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) dan Bulog Sub Divre Ciamis menggelar Operasi Pasar Murah (OPM). OPM digelar di sejumlah wilayah seperti Pasar Ciamis, Kecamatan Sindangkasih, Kecamatan Rajadesa, Kecamatan Rancah, Kecamatan Banjarsari, Kecamatan Panumbangan dan Kecamatan Kawali. “Operasi pasar ini kami lakukan guna menekan harga beras di pasaran yang terus merangkak naik,” ujar Wakil Kepala Bulog Sub Divre Ciamis Fitri Nur kemarin (5/3/2015).
Fitri menjamin kualitas beras yang dijual dalam operasi pasar kemarin adalah kualitas bagus. Bulog bersedia mengganti, apabila warga menemukan beras yang dijual tidak layak konsumsi. Pelaksanaan OPM juga dijamin tidak akan mengganggu stok raskin.
“Kami memastikan pasokan raskin untuk enam kota dan kabupaten hingga bulan April mendatang dalam kondisi aman,” ungkapnya.
Operasi pasar berjalan lancar dengan kawalan kepolisian dan Satpol PP. Pembelian beras dalam operasi itu dibatasi. Satu orang hanya boleh membeli lima kilogram dengan harga Rp 7.400 per kilo. Hal itu dilakukan dengan menggunakan kupon. “Total beras untuak tujuh kecamatan ini sebanyak delapan ton,” tutur Fitri.

Unah (40), pembeli beras, menyambut baik pelaksanaan OPM. Setidaknya dia bisa membeli beras kualitas bagus dengan harga murah. Saat ini beras dengan kualitas sama di pasaran dijual dengan harga Rp 12.000 per kilogram. “Berasnya pun tidak terlalu buruk, murah lagi. Sering-sering saja OPM,” singkat warga Sindangkasih itu. (Ab@h**/KP-Rdr )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar