" Kejujuran,.. Integritas,.. Kerjasama,.. Hirarki, . . Loyalitas,... . . ."ds

Jumat, 05 Juni 2015

Tim Inafis Polda Turun Tangan

Tim Inafis Polda Jabar melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran yang menghanguskan 48 kios di Pasar Wisata Kabupaten Pangandaran, kemarin (3/6).
Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Erisyadi Kusnadi mengatakan pihaknya langsung meminta bantuan tim Inafis untuk melakukan penyelidikan. “Tim Inafis dari Polda dan Polres Ciamis langsung bekerja melakukan penyelidikan di TKP,” ungkapnya.

Pihaknya belum bisa menyampaikan hasil penyelidikan. “Nanti kalau sudah selesai baru bisa diketahui penyebabnya dari mana,” ujarnya. Salah seorang anggota Tim Inafis Polda Jabar mengatakan pihaknya terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran. “Kita tidak bisa menentukan sampai kapan olah TKP ini selesai, namun kita berusaha mengungkap penyebabnya,” kata dia.

Sementara itu, Reno, salah seorang pemilik kafe yang terbakar mengatakan kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai Rp 985 juta. “Saya saja bisa mencapai Rp 60 juta, semuanya sudah didata oleh HP2WP (Himpunan Pedagang Pasar Wisata Pangandaran),” ungkapnya.

Sebelumnya, sebanyak 48 kios di blok D Pasar Wisata Pangandaran ludes terbakar sekitar pukul 12.10 WIB, rabu (3/6/2015). Diduga datangnya si jago merah tersebut akibat konsleting listrik. Dari pantauan kami,  angin kencang membuat kebakaran dengan cepat meluas. Satu unit armada pemadam kebakaran dan ratusan warga kewalahan memadamkan api. Kobaran api baru bisa dipadamkan dua jam setelah kejadian. Semua kios di blok tersebut habis terbakar, kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.


Seorang saksi mata, Yadi (40) warga Pasar Wisata mengatakan api awalnya terlihat dari Kafe Tutu. Kemudian menjalar ke kios disampingnya. “Saya melihat asap tebal diatas, kirain lagi bakar sampah tapi kok lama-lama makin besar,“ ungkapnya. ( Ab@h** )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar