" Kejujuran,.. Integritas,.. Kerjasama,.. Hirarki, . . Loyalitas,... . . ."ds

Kamis, 26 Mei 2016

Kisah Susno Duadji, Petinggi Polri Yang Memilih Jadi Petani


Apakah masih ingat dengan sosok Komjen Pol (Purn) Susno Duadji? Nama pria berusia 61 tahun itu sempat begitu ramai diperbincangkan beberapa tahun silam. Saat itu mantan Kabareskrim Polri ini dikenal akibat ucapan kontroversi cicak versus buaya dan terjerat berbagai kasus korupsi hingga dipenjara.
Kehilangan jabatan sebagai Kabareskrim Polri pada akhir November 2009, Susno yang dituding menggelapkan dana pengamanan Pilgub Jabar 2008 dan terjerat kosupsi PT Salmah Arowana Lestari harus rela dipenjara selama 3,5 tahun. Merasakan dinginnya terali besi LP Cibinong sejak 2013 lalu dan akhirnya bebas, apa kabar pak Susno sekarang?
Jauh dari hiruk pikuk ibukota Jakarta, Susno pulang ke tanah kelahirannya di Pagaralam, Sumatera Selatan. Bukannya sibuk berpikir kembali ke kepolisian, Susno memilih bekerja kasar dengan jadi petani dan mengerjakan kebun, sawah hingga kolam ikan warisan orangtuanya.

"Sejak purna tugas, saya lebih banyak di kampung halaman untuk bertani mengerjakan lahan warisan orangtua. Sawah ini adalah warisa orangtua saya yang juga petani meskipun luasnya tidak seberapa. Sekarang saya garap sendiri, beneran lhoh. Persoalan yang kami hadapi, khususnya sebagai petani padi adalah murahnya harga beras/gabah di musim panen sehingga biaya produksi tak sebanding dengan uang penjualan yang didapat," cerita Susno di akun Facebook miliknya hari Senin (23/5) pagi.
Benar-benar terlihat seperti seorang petani, Susno bahkan tampak santai dengan pekerjaan barunya ini. 
Meskipun pernah memegang jabatan tinggi di jajaran institusi bergengsi, Polri, Susno mengenakan kaos oblong, celana panjang dan handuk di lehernya saat menggarap sawah di bawah teriknya matahari.

Berbekal cangkul, pak Susno turun langsung ke tanah persawahan tanpa alas kaki. Tak hanya bertani, Susno pun menjalani kesehariannya dengan sederhana. 
Pria yang pernah jadi Kapolda Jawa Barat selama 10 bulan itu pun cuek saja berbelanja ke pasar hanya pakai kaos dan sandal jepit. Wah, semangat untuk profesi barunya ya pak! 

Senin, 09 Mei 2016

Aksi Polwan Ciamis Saat Pentaskan Tarian Nirmala

Ada yang menarik saat acara Sertijab dan Pisah Sambut dari Kapolres Ciamis (lama) AKBP Arif Racman ke Kapolres (baru) AKBP Didi Hayamansyah, SH.,S.Ik.,MM, di Gedung Islamic Center Ciamis, 
Kamis (05/05/2016) malam. Yakni, pertunjukan Tarian Nirmala yang ditampilkan oleh sejumlah Polisi Wanita (Polwan) Polres Ciamis.

Penampilan seni anggota Polwan yang masih terbilang muda usianya ini, ternyata memukau para tamu undangan. 
Para hadiran yang hadir pun sempat tak percaya bahwa yang melenggok di atas panggung itu adalah anggota polisi. 
“Saya awalnya mengira penari yang mentas di atas panggung itu dari sanggar tari. Ternyata mereka anggota polisi,” kata salah satu pengunjung  yang hadir di acara tersebut.

Dari pantauan kami, meski bukan penari asli, tetapi gerakan tari anggota Polwan itu seperti sudah terbiasa.
“Padahal, kelompok tari Polwan Ciamis ini baru terbentuk,” kata salah seorang anggota polisi Polres Ciamis.

Ketika anggota Polwan usai menari, para tamu undangan pun langsung bertepuk tangan dan memuji penampilan mereka.

Jumat, 06 Mei 2016

AKBP Arif Rachman Diakui Berikan Perubahan Positif untuk Polres Ciamis

kapolres Ciamis, AKBP Arif Rachman, yang akan pindah tugas ke Polres Jakarta Timur Polda Metro Jaya, diakui sudah memberikan perubahan positif di internal Polres Ciamis. Selain itu, Arif pun dikenal dekat dan bisa merangkul masyarakat saat menjalankan tugasnya di Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Pangandaran.



Hal itu dikatakan Wakapolres Ciamis, Kompol Irpan Nurmansyah dalam sambutannya, saat acara Sertijab dan Pisah Sambut dari Kapolres Ciamis (lama) AKBP Arif Racman ke Kapolres (baru) AKBP Didi Hayamansyah, SH.,S.Ik.,MM, di Gedung Islamic Center Ciamis Kamis (05/05/2016) malam.

Irpan mengatakan, apa yang sudah dikerjakan Arif di Ciamis dan Pangandaran bisa, membawa dampak positif untuk kemajuan Polres Ciamis kedepan. “Semoga apa yang telah dikerjakan selama bertugas di Ciamis bisa menjadi ibadah. Dan saya ucapkan selamat kepada Pak Arif mengemban tugas di tempat baru,” ujarnya.


Sementara itu, Kapolres Ciamis (baru) AKBP Didi Hayamansyah, SH.,S.Ik.,MM sebelumnya menjabat Kapolres Lebak Banten. “Saya mengucapkan selamat datang di Ciamis kepada Pak Didi. Semoga bapak betah di Ciamis,” tuturnya

Rabu, 04 Mei 2016

Kapolda Jabar Lantik 11 Kapolres Baru

Sebanyak 11 Polres/Polrestabes di lingkungan Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat dijabat pucuk pimpinan baru. Rotasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi di tubuh Polda Jabar. Serah terima jabatan dilakukan di Mapolda Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta Kota Bandung, Rabu 4 Mei 2016.
"Ini pertanda organisasi ini segar, selalu mengganti pilotnya," kata Kapolda Jawa Barat Jodie Rooseto, saat serah terima jabatan.
Kesebelas kapolres baru itu menempati jabatan di Polrestabes Bandung, Kuningan, Indramayu, Cirebon Kota, Polres Bandung, Sumedang, Sukabumi, Ciamis, Taskmalaya, Tasikmalaya Kota, dan Sukabumi.
Serah terima jabatan terjadi di Polrestabes Bandung, dari Kombes Pol Angesta Romano Yoyol kepada Kombes Pol Winarto yang sebelumnya menjabat Analis Kebijakan Madya Jianma Korlantas Polri. Selanjutnya Yoyol menempati posisi Kabag Jianling Rojianstra Sops Polri.
Kapolres Kuningan dijabat AKBP M. Syahdudi yang awalnya Koor Spripim Polda Jabar. Syahdudi menggantikan AKBP Joni Iskandar yang dimutasikan menjadi Kasubbag Renopspus Bag Renops Robinops Sops Polri.
AKBP Eko Sulistyo Basuki menduduki posisi baru sebagai Kapolres Indramayu menggantikan AKBP Wijonarko yang alih tugas sebagai Wakapolresta Bekasi Polda Metro Jaya. Eko semula memimpin Polres Cirebon Kota. Kapolres Cirebon Kota dijabat AKBP Indra Jafar yang sebelumnya Kasubdit Regident Dirlantas Polda Jabar.
Kapolres Bandung dijabat AKBP Mahmud Nazly Harahap yang semula Kapolres Sumedang. Nazly menggantikan AKBP Erwin Kurniawan yang mengisi jabatan Wakapolres Metro Tangerang Kota Polda Metro Jaya. Posisi Kapolres Sumedang diisi AKBP Agus Imam Rifai yang sebelumnya Kapolres Kolaka Polda Sultra.
Kapolres Sukabumi diserah terimakan dari AKBP Diki Budiman kepada AKBP Rustam Mansur yang sebelumnya sebagai Kapolres Humbang Hasundutan Polda Sumut. Diki menempati posisi baru sebagai Wadir Reskrimsus Polda Jabar.
Kapolres Ciamis dijabat AKBP Didi Hayamansyah yang menggantikan AKBP Arif Rachman. Didi sebelumnya mengisi kursi pimpinan Polres Lebak Polda Banten, sedangkan Arif dimutasikan menjadi Wakapolres Metro Jakarta Timur Polda Metro Jaya.
Jabatan Kapolres Tasikmalaya Kota diisi AKBP Arif Fajarudin yang awalnya Kasubbag Tandispeg Bagdiapers Rodalpers SSDM Polri. Arif menggantikan AKBP Asep Saepudin yang alih tugas menjadi Kasie Propam Korbrimob Polri.
Kapolres Tasikmalaya ditempati AKBP Nugroho Arianto menggantikan AKBP Susnadi yang melanjutkan tugas sebagai Wakasat Brimob Polda Banten. Nugroho sebelumnya menempati posisi Kasubdit II Diresnarkoba Polda Jabar.

Selain itu, jabatan Kapolres Sukabumi dijabat AKBP Mokhamad Ngajib yang sebelumnya menjabat sebagai Kasatreskrim Polrestabes Bandung. Dia menggantikan AKBP Mohamad Ridwan yang selanjutnya menjabat sebagai Wadir Intelkam Polda Lampung.***

Selasa, 12 April 2016

Polres Ciamis Tangkap Penjual Tiket Palsu Laga PSGC Kontra Persib

Satreskrim Polres Ciamis berhasil menangkap seorang pelaku yang diduga menjual tiket palsu saat pelaksanaan pertandingan turnamen segitiga yang mempertemukan PSGC Ciamis kontra Persib Bandung, di Stadion Galuh Ciamis, Minggu (10/04/2016).

Kasat Reskrim AKP Roland, mengatakan, penangkapan tersebut berawal dari adanya laporan penonton yang komplen lantaran tidak bisa masuk ke dalam stadion. Hal itu terjadi karena petugas panpel mendapati bahwa tiketnya palsu.

Atas dasar laporan tersebut, lanjut Roland, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan tak lama kemudian berhasil menangkap pria berinisial MS warga Bandung yang diduga sebagai penjual tiket palsu.

“Pelaku menjual tiket palsu sebanyak 50 lembar. Namun, pelaku pun menjual tiket asli saat pertandingan tersebut. Dari penjualan tiket palsu pelaku mendapat keuntungan sebesar Rp. 1 juta dan hasil penjualan tiket asli sebesar Rp. 3 juta,” ujarnya.


Roland menegaskan, untuk memperkuat penyelidikan, rencananya tiket palsu tersebut akan dikirim ke Laboratorium Forensik Mabes Polri guna dilakukan pengujian lebih lanjut. “Selain itu, kami pun akan melakukan pengembangan kasus ini,” pungkasnya. 

Sabtu, 09 April 2016

BRI Unit Cijantung Dirampok, Karyawan dan Nasabah Disekap

Jum’at siang (8/4/2016), sekitar pukul 11.15 WIB, aksi perampokan bersenjata api terjadi di Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Sedikitnya 10 orang perampok menyatroni Bank BRI Unit Cijantung, Ciamis dan berhasil menggasak uang sebesar Rp150 juta rupiah. Adapun satu orang satpam, dua orang nasabah bank, dan seluruh karyawan Bank BRI Unit Cijantung berhasil disekap para perampok.

Dalam menjalankan aksi perampokan tersebut, para pelaku memanfaatkan kebun kosong yang berada di samping kantor. Setelah berhasil masuk, semua orang yang ada di dalam langsung disekap dengan cara diikat. Semua telepon seluler milik karyawan pun tak luput dari rampasan para perampok. Aksi perampokan itu sendiri tidak memancing kecurigaan banyak pihak karena suasana sepi menjelang shalat Jum’at. Bahkan kamera pengawas yang terpasang pun berhasil mereka lumpuhkan.

Diana, warga Cijeungjing mengungkapkan, suasana sekitar BRI Unit Cijantung berubah ramai manakala seorang korban berhasil lepas dari sekapan para pelaku. Hanya saja para pelaku berhasil kabur menggunakan lima sepeda motor menuju arah Banjar. “Saat itu memang lagi sepi, semua pegawai dan nasabah yang kebetulan ada di situ semuanya disekap,” paparnya.

Sementara itu, Dede Aisyah, salah satu orang tua karyawan bank yang disekap menyebutkan, para pelaku yang berjumlah sepuluh orang masuk melalui pintu belakang dan mengikat semua korban menggunakan tali plastik. Beruntung telepon seluler milik anaknya dilempar ke bawah meja sehingga tidak ikut dirampas para pelaku perampokan. “Kejadiannya saat akan istirahat shalat Jum’at,” terangnya.

Senada dikatakan Yusuf, nasabah Bank BRI Unit Cijantung yang ikut disekap, dirinya tiba-tiba ditodong senjata api saat hendak menabung. “Mereka menodongkan pistol, tidak ada yang berani berbuat apa-apa, semuanya ketakutan. Mereka pun kabur dengan cara berpencar,” katanya. "Setelah melakukan aksi perampokan, para pelaku kabur dengan cara berpencar. Nodongnya memakai pistol, semuanya ketakutan jadi tidak berbuat apa-apa" terangnya.

Setelah mendapat laporan adanya aksi perampokan di Ciamis tersebut, aparat dari Polres Ciamis, Jawa Barat, langsung melakukan penyelidikan dan memasang garis polisi. Tak ketinggalan anggota satreskrim yang membawa senjata laras panjang langsung melakukan pengejaran menggunakan sepeda motor.

Sementara itu, Kapolres Ciamis AKBP Arif Rachman membenarkan telah terjadi pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh beberapa orang kelompok bermotor di BRI Ciamis Unit Cijantung. Pihaknya kini tengah melakukan pengejaran dan telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara. Polres berjanji akan segera menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan tersebut.


"Kerugian dari informasi lebih dari Rp100 juta, diduga ini memang menggunakan senpi tapi belum tentu," jelanya.

Rabu, 06 April 2016

Penerimaan Anggota POLRI

POLISI/POLRI- Info Pendaftaran secara Online untuk Polisi dan Polri tahun 2016 dibuka Pendaftaran awal Online Anggota Polisi atau Polri simak Pendaftaran seputar Polisi dan Polri dibuka Online. 

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai pendaftaran online Polisi, sudah beberapa tahun sejak 2011 keatas pendaftaran polisi tidak hanya dilakukan melalui Polda setempat, sekarang pendaftaran juga dilaksanakan melalui sistem online untuk itu kita akan memberikan pendaftaran sekaligus cara mendaftar Anggota Polisi atau Polri berikut informasinya.

Sebelum pendaftaran dilaksanakan yang harus disiapkan adalah persyaratan baik secara umum maupun secara khusus harus dilengkapi, kita akan membahas satu persatu mengenai persyaratan pendafataran online polisi, termasuk didalamnya adalah pendaftaran online Polisi, sebagai salah satu aparatur negera bekerja secara disiplin dan menerima gaji tetap serta tunjangan pansiun pada saat tidka bekerja lagi.


Pendaftaran Online Polisi/Polri
Untuk lulusan SMA, SMK, MA, MAN, SMEA dan sekolah menengah atas, menjadi alternatif bagi mereka yang memilih untuk bekerja dan tidak kuliah adik-adik bisa ikut seleksi penerimaan Anggota Polisi, sebab saat lulus nanti jaminan untuk hidup sejahtera akan terbuka luas. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk proses pendaftaran online polisi.

Berikut ini adalah pembahasan mengenai persyaratan secara online Polisi yang harus dilengkapi untuk mereka calon peserta tahun ini simak selengkapnya dibawah ini beberapa persyaratan baik secara lengkap meliputi umum dan khusus langsung saja kita lihat informasinya.

Persyaratan Umum Pendaftaran Online Polisi :

1. Persyaratan Inspekrur Polisi Sumber Sarjana




Persyaratan sudah ditulis jelas pada gambar untuk melihatnya silahkan zoom saja, Pendaftaran Online Inspektur Sarjana memiliki beberapa persyaratan diantaranya umum da khusus, anda harus masuk dalam pendaftaran online Polisi, dan memenuhi persyaratan jika tidak berarti anda tidak akan bisa ikut seleksi.

2. Persyaratan Taruna/i Akademik kepolisian.



Untuk melihat gambar silahkan lihat zoom pada gambar untuk informasi pendaftaran, pendaftaran meliputi umum dan khusus dari beberapa informasi yang sudah diberikan ada beberapa alasan untuk mengikuti dengan memenuhi persyaratan simak selengkapnya.

3. Persyaratan Brigari Polisi




Untuk melihat informasi persyaratan brigadir polisi tahun ini silahkan lihat pada gambar kemudian untuk zoom, persyaratan meliputi umum dna khusus dibahas secara lengkap berikut informasi tentang pendaftaran secara online untuk polisi polri.

Nah selain persyaratan berikut ini adalah informasi mengenaibatasan usia dari masing-masing jalur yang telah dibuka, jika anda seorang yang belum


cukup umur untuk mendaftar maka dipastikan anda tidak akan bisa mendaftaran, sebaliknya jika kelebihan umur maka anda juga tidak akan bisa ikut mendaftar meski hanya satu hari saja berikut ini informasi mengenai batasan usia dari masing-masing jenjang seleksi.

Selain itu kita akan membahas secara umum apa saja seleksi yang dibuka oleh kepolisian. Setidaknya ada beberapa seleksi meliputi SIPSS, AKPOL, SCABA untuk kepolisian untuk lebih jelas sesuai dengan informasi sebelumnya kita akan membahas secara lengkap dibawah.

1. Penerimaan Online Polisi SIPSS
 
Untuk seleksi Perwira kairi ada tidak semua jurusan S1 dan D IV, diantara itu tekni, ilmu kenegaraan, pendidikan bahasa, Olahraga, kedoteran dan lainnya. ini akan dilaksanakan sesuai dengan waktu pelaksaan selain itu ada juga informasi mengenai Batasan Usia SIPSSS1 Profesi Max 29 tahun. D IV Max 26 tahun Tinggi Badan Pria : 160 Wanita : 155 IPK Min 2.75

2. Penerimaan Online AKPOL Polisi

Untuk seleksi taruna akan dialkasana sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan yang nantinya akan kita bahas secara lengkap dibawah selain itu ada juga informasi mengenai Batasan Usia AKPOL Polisi Min 17 tahun. Max 21 tahun. Tinggi Badan. Pria 163 Wanita 160 Nilai bagi yang berusia minimal 17 tahun nilai minimal UN 8.00 sedangkan 21 tahun 7.25.

3. Penerimaan Online Brigadir Secaba Polisi

Untuk penerimaan brigar polisi juga sama akan dilaksanakan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan selain itu ada juga beberapa proses yang harus diikuti dan informasi lain seputar Batasan Usia Scaba. Min 17 tahun 5 bulan Max 22 tahun, Tinggi Badan Pria 163 Cm Wanita 155 Cm Nilai UN minimal 6.00.

Tiba dimana kita harus menyampaikan beberapa informasi mengenai pendaftaran dan cara mendaftar secara online untuk semua jalur seleksi kepolisian untuk lebih jelas kita akan bahas dibawah ini mengenai cara pendaftaran online Polisi-Polri simak selengkapnya dibawah ini.

  1. Pendaftaran Online dilaksanakan melalui situs resmi di http://www.penerimaan.polri.go.id selain dari situs polri.go.id tidak ada situs lainnya.
  2. Buka portal Registrasi kemudian ikuti semua proses.
  3. Selanjutnya klik pilihan untuk "Penerimaan Taruna/i Akademi Kepolisian" atau "Penerimaan Inspektur Polisi Sumber Sarjana" atau "Penerimaan Brigadir Polisi" setelah terbuka isikan form registrasi secara lengkap dan benar (tidak dipalsu/sesuai dengan dokumen yang dimiliki peserta.
  4. Setelah mengisi data, peserta agar memasukkan kode verifikasi sesuai gambar yang muncul pada kolom registrasi.
  5. Selanjutnya memasukkan password sesuai pilihan peserta (minimal 4 huruf/karakter) selanjutnya klik tombol DAFTAR
  6. Maka akan muncul pesan informasi, selamat anda sudah mengisi form registrasi dengan benar, nomor registrasi ini harap disimpan dengan baik dan selanjutnya untuk penukaran nomor registrasi menjadi nomor ujian paling lambat ... (sesuai dengan yang tercantum pada form registrasi) Untuk informasi lebih lanjut harap melihat pengumuman di masing-masing Polda/Polres. Jika hilang dapat menghubungi Polda masing-masing. 
  7. Berdasarkan hasil registasi diatas peserta datang ke Polda atau Polres/Pabanrim sesuai form registrasi dengan membawa persyaratan lengkap dan menunjukkan nomor registrasi kepada panitia daerah.
Pastikan data diri anda yang diisi melalui situs resmi penerimaan online Polisi/Polri benar dan sudah sesuai dengan identitas diri anda, karena panitia tidak akan mentolerir kesalahan ketika anda lulus nanti semua peserta dihimbau untuk bisa mengikuti semua proses sesuai dengan waktu yang telah dilaknakan untuk informasi mengenai jadwa pendaftaran Polisi/Polri simak selengkapnya melalui situs resmi penerimaan.polri.go.id.


Penerimaan Institusi Polri dilaksanakan sesuai dengan waktu dan jenjang pendidikan dan seleksi yang diikuti, nantinya pendaftaran online akan digunakan sebagai syarat untuk mengajukan pendaftaran offline melalui polda setempat atau polres. Selain dari pada yang telah disebutkan tidak ada situs atau pendaftaran online melalui jalur lainnya.

Melalui penerimaan polri diharapkan anda bisa mengikuti setiap seleksi untuk biaya pendaftaran baik SIPSS, AKPOL, dan SCABA gratis atau tidak dipungut biaya. Harap berhati-hati segala macam bentuk penipuan yang dilakukan oleh oknum anggota yang mengatasnamakan panitia penerimaan anggota polisi/polri tahun ini, semua itu tidak benar.

Penerimaan.Polri.go.id murni tidak dipungut biaya, terima kasih jangan lupa untuk terus memastikan bahwa anda mengudate informasi mengenai pendaftaran online, terima kasih jangan lupa untuk terus mengupdate informasi mengenai pendaftaran Online, sekali lagi jika anda berbukti ikut serta dalam proses KKN maka anda akan kena sangsi sesuai dengan hukum yang berlaku admin doakan semoga lulus Polisi/Polri tahun ini amin.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan klik kolom INFORMASI atau bisa menghubungi  dan datang  ke BAG SUMDA POLRES dimana anda tinggal, misalnya orang Ciamis silahkan ke BAG SUMDA POLRES CIAMIS.

Rabu, 30 Maret 2016

Tragis! Maling Tewas Dihajar Massa

Seorang pria di Pangandaran tewas secara mengenaskan. Sebelum tewas ia dikejar-kejar massa. Ketika tertangkap ia pun menjadi bulan-bulanan warga yang marah atas ulahnya. Dari informasi yang dihimpun, insiden tersebut berawal ketika pelaku yang diketahui berinisial MD dan seorang rekannya nekat mencuri sepeda motor warga yang tengah melakukan panen.

Menurut Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Roland Olaf Ferdianand, SH, dua orang pelaku berboncengan menggunakan kendaraan Honda Beat melewati lokasi tempat parkir motor korban. “Saat pelaku menemukan ada sebuah kendaraan, satu orang pelaku di atas kendaraan sedangkan satu lagi sebagai pemetik (eksekutor pencurian),” jelasnya.

Nahas, pelaku melakukan aksi pencurian di lokasi yang cukup ramai, yaitu areal pesawahan di mana warga ketika itu tengah melakukan panen raya. Aksi nekat kedua pelaku pun diketahui pemilik motor. Spontan kedua pelaku diteriaki maling hingga mengundang perhatian warga lain yang berada di sekitar lokasi.

Masyarakat yang berang kemudian mengejar kedua pelaku. “Karena ketahuan, pelaku pun sempat melarikan diri. Namun karena dekat dengan kompleks warga yang sedang panen, maka massa pun mengejarnya hingga pelaku pun tertangkap,” lanjutnya.

Seorang pencuri tersungkur karena terkena tali yang dijulurkan salah satu warga untuk menghadang motor yang dikendarainya. Namun salah satu rekannya berhasil melarikan diri.

Pelaku pencurian ini pun menjadi bulan-bulanan warga yang sudah emosi. Tanpa ampun warga mengeroyok keduanya hingga mengalami luka parah.

Polisi yang datang ke TKP kemudian mengamankan pelaku yang sudah tak berdaya. Nahas menurut AKP Roland, korban meninggal dalam perjalanan saat akan dilarikan ke Puskesmas Pangandaran. Dan kini jenazah pelaku berada di RSUD Ciamis.


Adapun peristiwan pencurian itu terjadi di Dusun Cimanggu RT 01 RW 01 Blok Sawah Desa Cikalong, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran. Sedangkan pelaku diketahui merupakan warga Pamugaran, Desa Sidamulih, Kecamatan Sidamulih. (WP Online)

Senin, 21 Maret 2016

Klinik Baru di Ciamis Diresmikan Wakil Bupati

Senin (21/03) pagi, Wakil Bupati Ciamis Oih Burhanudin meresmikan Klinik Pratama Rawat Inap Prima Husada yang beralamat di Jalan Raya Cikoneng Nomor 133. Pembangunan klinik tersebut sebagai langkah Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis memberikan akses layanan kesehatan yang mudah kepada masyarakat.

“Saya meresmikan klinik ini karena punya tanggung jawab moral ingin memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat. Saya tidak mau setelah peresmian ada masalah baru,” ucap Oih dalam pidato pembukaannya.

Dia juga mengatakan, Klinik Pratama Rawat Inap sudah mempunyai ijin yang lengkap. Perawat klinik tersebut harus bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien.

“Ijin sudah lengkap, tinggal nanti pelayanannya. Perawat harus bersikap baik kepada pasien,” katanya.

Wakil Bupati Ciamis, Oih Burhanudin, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis drg. Engkan, sedang menggunting pita sebagai tanda diresmikannya gedung baru Klinik Pratama Rawat Inap Prima Husada, Senin (21/03). (foto: dena/wp)
Selain pembangunan klinik, lanjutnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis juga sudah membuat Kartu Waluya. Kartu kesehatan bagi masyarakat tidak mampu yang tidak terakomodir ke dalam program Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Alasan diluncurkannya program Kartu Waluya, tambah Oih, karena  jajaran Pemerintahan Daerah Kabupaten Ciamis sudah bersepakat tidak ada lagi masyarakat Ciamis yang sakit tidak dapat berobat karena tidak ada biaya.


“DPRD (Dewan Prwakilan Daerah Kabupaten Ciamis), Bupati beserta Wakil Bupati sudah sepakat tidak ada lagi masyarakat Ciamis yang sakit tidak berobat karena tidak ada uang,” tegasnya.

Kamis, 17 Maret 2016

POLRES CIAMIS BANTU EVAKUASI WARGA TERJEBAK BANJIR

Ratusan hektare sawah dan ratusan rumah warga tiga desa di Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis terendam banjir setinggi kurang lebih satu meter.

Banjir yang mengenangi tiga desa tersebut akibat luapan air Sungai Citanduy yang tidak bisa menampung curahan hujan selama ini.
“Terjadinya luapan air yang menerjang pemukiman warga karena air sungai yang meluap,” kata Ketua Tagana Kabupaten Ciamis, Ade Waluya, Kamis (17/3/2016).

Menurut Ade, luapan air Sungai Citanduy yang membanjiri perumahan warga dan hektaran sawah tersebut terjadi tadi pagi setelah sebelumnya sore kemarin terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
“Korban yangt rumahnya terendam banjir, kini cukup kesulitan untuk beraktifitas karena air yang mengenangi rumah mereka cukup tinggi,” jelasnya.

Ade melanjutkan, akibat terjangan banjir tersebut selain ratusan hektare sawah dan rumah penduduk, luapan Sungai Citanduy juga menggenangi sejumah bangunan sekolah dan Puskesmas setempat.
“Jumlah pasti keseluruhan yang terkena banjir masih dalam pendataan,” katanya.


Bencana alam banjir tersebut diakibatkan dari luapan aliran sungai citanduy  yang merendam Pesawahan dengan luas ± 1 HA dengan ketinggian air ±1m,10 rumah yg ada di Dusun kaum Desa. Panumbangan dengan ketinggian air mencapai ± 60 cm,Jalan Kabupaten yang menghubungkan Jalan Panumbangan - Panjalu sepanjang ± 200 M tepatnya di blok cikadal Dusun Garahang Desa Tanjung Mulya Kec. Panumbangan, dengan ketinggian air 40 cm beserta 3 Unit Rumah yg tergenang air , kejadian bencana banjir tersebut merupakan kejadian yang ke 3 kalinya, untuk sementara kerugian materil sampai dengan saat ini belum dapat ditaksir namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kasat Sabhara AKP Kurnia menerjukan anggotanya untuk mengevakuasi warga yang terjebak Banjir dengan  mengunakan perahu karet sebanyak 4 buah serta melakukan pengaturan arus lalin di lokasi jalan kabupaten yg tergenang air oleh sat lantas dan Menyiagakan 1 Peleton dalmas Polres Ciamis di lokasi banjir antisipasi apabila ada Banjir susulan.
Adapun warga masyarakat yang dievakuasi yaitu satu keluarga (pasutri,dua orang anak dan satu orang nenek-nenek) yang terjebak banjir di dalam rumah panggung yang terpencil dari pemukiman warga yang lain, akhirnya keluarga tersebut bisa diselamatkan ke tempat yang lebih aman yaitu ke rumah keluarga yang lebih dekat.

Dengan telah terjadi banjir diwilayah Desa Tanjungmulya dan Desa kertaraharja Kecamatan Panumbangan Kab. Ciamis akibat meluapnya sungai  Citanduy sehingga mengakibatkan arus lalu lintas tersendat Kamis (17//3/2016) Sekira Jam 04.00 Wib. ( Ab@h ** )

Rabu, 16 Maret 2016

Jalur Ciamis-Banjar Rawan Longsor

Pengguna jalan patut waspada jika melintas di Jalan Raya Ciamis-Banjar, tepatnya di kawasan Tanjakan Cibeka, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis. Pasalnya di jalur tersebut rawan terjadi longsor.

Terbukti pada Sabtu (13/03) yang lalu, salah satu titik di jalur ini mengalami longsor. Material longsor hingga kini belum dibereskan. Akibat bencana ini, material longsoran menutupi saluran drainase yang ada di daerah tersebut.

Jalur di Tanjakan Cibeka ini memang memiliki kerawanan tinggi bencana longsor. Jalur ini dikelilingi tebing dengan kemiringan yang tajam. 
“Hampir di setiap musim hujan, bencana tanah longsor selalu terjadi,” terang salah seorang warga setempat pada Kami, Rabu (16/03).

Lantaran rawan bencana longsor, Endang mengimbau agar pengguna jalan lebih berhati-hati jika sedang melintas di jalur ini, khususnya saat hujan mengguyur. 
Kejadian longsor kemarin lanjut Endang, hingga kini belum bisa diatasi bahkan pihak terkait hingga kini belum melakukan evakuasi material longsor. 
“Saya menghimbau kepada para pengguna jalan untuk selalu waspada karena ada beberapa titik lainnya yang juga rawan terjadi longsor,” ungkapnya.
Hal senada juga diungkapkan  tokoh masyarakat desa setempat, di Tanjakan Cibeka ini para pengguna jalan yang melintas perlu waspada.. Menurutnya, di jalur ini kerap terjadi longsor hingga kecelakaan lalu lintas. 

“Posisi jalur yang menanjak tajam juga menjadi penyebab seringnya terjadi kecelakaan,” tandasnya
Menurutnya, kondisi jalan dan alam kerap kali menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas. Jika musim penghujan kata dia, jalur ini juga licin.
“Selain kendaraan yang sehat, skill pengemudi juga menjadi penting. Jangan sampai melintas di jalur ini bagi pemula. Karena memang medannya sulit,” lanjutnya.

Apeh berharap, pemerintah segera melakukan peninggian tebing di sepanjang jalur ini, sehingga para pengendara yang melintas disaat hujan deras turun akan merasa nyaman dan tidak takut terjadi tanah longsor.( Ab@h / WP )

Senin, 14 Maret 2016

Lagi lagi berulah

PT Magna Finance Cabang Ciamis dilaporkan ke kepolisian oleh masyarakat, Minggu (12/03). Pasalnya pegawai perusahaan yang bergerak di bidang keuangan tersebut telah melakukan kekerasan kepada salah seorang pengendara mobil di Kampung Cibalay Kelurahan Indihiang Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya, Kamis (10/03) pekan lalu sekitar pukul 16.00 WIB.

“Ada empat orang dari Magna Finance mengambil paksa mobil Pickup Grand Max warna putih. Korban yang benama Feri (16)  ditarik paksa dari dalam mobil hingga luka lebam di lengan kirinya,” jelas saksi mata, Dede (26).

Hari itu juga Feri langsung melakukan visum di Rumah Sakit Umum Permata Bunda Kota Tasikmalaya. Minggu (13/03) ia melaporkan tindakan kekerasan yang dialaminya ke Kepolisian Sektor Indihiang.
Pada saat dikonfirmasi Warta Priangan, Senin (14/03) siang, PT Magna Finance menjelaskan, pihaknya hanya menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan. Mengeksekusi mobil pickup Grand max Z 8661 KG karena menunggak selama dua bulan lebih.

“Sesuai dengan Pasal 29 Undang-undang Jaminan Fidusia mobil tersebut harus dibawa, istilahnya dieksekusi oleh kami karena debitur terlambat bayar,” jelas Head Collection PT Magna Finance Cabang Ciamis, Yana Saktiana (42).

“Tapi proses di lapangannya saya pribadi tidak mengetahui seperti apa kejadiannya. Saya masih periksa orang-orang yang kemarin mengeksekusi,” imbuh Yana.

Yana berharap kasus tersebut diselesaikan dengan musyawarah. “Lapor kepada pihak kepolisian adalah hak dia (korban) tetapi kami masih berharap bisa diselesaikan dengan musyawarah,” jelas Yana.

Ari (30) pemilik mobil Pick up Grandmax warna putih menyayangkan tindak kekerasan yang dilakukan oleh pihak Magna Finance.


“Saya kira mereka bisa datang baik-baik bicara. Jangan main kasar seperti itu. Saya juga tidak pernah menerima SP (surat peringatan) 1 dan SP 2-nya. Main diambil paksa,” pungkas Ari

Selasa, 01 Maret 2016

Polres Ciamis Gelar Pasukan dalam Rangka Operasi Simpatik 2016

Polres Ciamis melakukan gelar pasukan dalam rangka Operasi Simpatik 2016, hari Selasa (1/3) pagi. Sebagaimana diketahui, terhitung mulai tanggal 1 – 21 Maret, POLRI dan TNI seluruh Indonesia secara serentak melaksanakan Operasi Simpatik.

Oleh karena itu, bagi pengendara kendaraan bermotor di wilayah Kabupaten Ciamis diminta waspada karena akan ada razia di mana-mana. Jika tidak mau repot, lengkapi semua surat-surat dan perlengkapan kendaraan bermotor Anda, juga jangan melanggar peraturan lalu-lintas yang ada.

Berikut informasikan Kabag Ops Polres Ciamis ; “ Mulai Tanggal 01 s/d 21 maret 2016, Selama 21 hari, POLRI dan TNI seluruh Indonesia secara serentak melaksanakan Operasi Simpatik ”

Adapun sasaran Operasi Simpatik  adalah kelengkapan surat surat kendaraan brmotor, baik Roda-2, Roda-4 atau lebih meliputi :

    – STNK.
    – SIM
    – Helm sesuai SNI
    – Spion
    – Knalpot sesuai standar
    – Ban standar
    – Spektek sepeda motor yg tdk sesuai aturan,
 

Di mohon kepada masyarakat kabupaten Ciamis khususnya supaya tertib berkendara, lengkap surat surat dan kendaraannya serta mematuhi aturan lalu lintas.


Silahkan kepada seluruh pengendara kendaraan bermotor baik roda dua maupun empat untuk segera melengkapi surat-surat dan spesifikasi kendaraannya sebelum melakukan perjalanan demi terciptanya ketertiban berlalu-lintas dan mengurangi angka kecelakaan.

Selasa, 16 Februari 2016

Jalan Ciamis-Cikijing-Kuningan Ditutup

Ruas jalan Nasional Ciamis-Cikijing-Kuningan masih ditutup total tidak bisa dilintasi kendaraan roda dua ataupun roda empat. Penutupan jalan diperkirakan akan berlangsung hingga satu bulan ke depan. Hal itu untuk memperbaiki longsoran jalan di Blok Cipadung, Desa Sindangpanji, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka yang menggusur hingga setengah badan jalan dengan panjang 35 meter dua hari lalu.

Di lokasi longsor kini masih terus terjadi pergerakan tanah, tanah dan aspal yang berada di bibir longsoran terus menerus terkikis air meski hanya beberapa centimeter saja. Badan jalan yang longsor kini mulai ditangani untuk diperbaiki.

Menurut keterangan Kepala Pelaksana Kegiatan Jalan Nasional Lohbener-Indramayu-Cirebon Permana Adi Santosa, jalan yang longsor ini untuk sementara akan ditangani lewat penanganan sementara atau temporary lewat pemasangan rucuk bambu dan terasering guna menahan tanah agar tidak terus terbawa longsor.

Mulai Selasa (16/2/2016) sejumlah pekerja mulai mempersiapkan penanganan dengan memasang terpal di seluruh lokasi longsoran jalan sepanjang kurang lebih 35 meteran agar air hujan dan air dari badan jalan tidak turun ke bawah, guna menghindari tanah terus terbawa longsor akibat guyuran hujan. Selain itu untuk menahan pergerakan tanah juga dipasang ratusan karung berisi tanah dan pasir.

Setelah itu di bagian jurang, di bawah jalan akan dibuat terasering dan memasang rucuk bambu guna menahan pergeseran tanah.

“Untuk pekerjaan mencari bambu juga butuh waktu demikian juga pemasangan karung berisi tanah yang akan dipasang untuk terasering. Para pekerja sudah mulai menangani, memasang terpal dan mencari bambu karena butuh bambu yang cukup banyak,” ungkap Permana Adi Santosa.

Untuk penanganan temporary ini menurut Adi diperkirakan butuh waktu sekitar tiga minggu hingga satu bulanan tergantung kondisi cuaca. Karena menurutnya di bulan Februari ini cuaca di wilayah Cikijing cukup ektrim, curah hujannya tinggi sehingga penanganan juga harus ekstra hati-hati.

“Waktu penanganan tidak bisa kami prediksi karena cuacanya sangat ekstrim, ketika hujan turun pekerja pasti berhenti karena sangat beresiko pada keselamatan jiwa. Makanya kami memprediksi waktu yang dibutuhkan untuk penanganan temporary ini selama tiga minggu atau sebulan,” ujar Adi.

Bila penanganan darurat sudah selesai dilakukan, ruas jalan baru bisa dilintasi kendaraan, itupun sistimnya buka tutup, hanya satu lajur jalan.

Sementara itu di belokan menuju arah Kuningan dipasangi rambu-rambu lalulintas agar tidak melintas ke Cipadung, polisi dan Petugas Dinas Perhubungan terus disiagakan. Rambu-rambu tanda verboden dipasang di dua tempat yakni di perempatan Cikijing-Ciamis-Kuningan dan di Desa Sindangpanji.

Seperti diketahui bahwa ruas jalan nasional antara Ciamis-Cikijing-Kuningan tepatnya di Blok Cipadung, Desa Sindangpanji, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka terjadi longsor sepanjang kurang lebih 35 meteran dengan lebar jalan sekitar 3 meter. Badan jalan hampir setengahnya longsor je jurang dengan kedalaman hingga kurang lebih 40 meteran, Minggu (14/2/2016) malam.

Akibat longsor tersebut kini arus lalulintas antara Ciamis-Cikijing-Kuningan sebaliknya dialihkan sementara. Dari arah Ciamis menuju Kuningan dan Cirebon dialihkan ke Talaga-Maja-Cigasong-Sumber demikian juga sebaliknya.

Menurut saksi mata yang juga warga Desa Sindangpanji Irawan (35), longsor terjadi pada Minggu 14 Februari 2016 malam. Ketika itu, hujan deras terus mengguyur sejak sore hari.

"Saat mobil terseret longsor, ada warga yang menyaksikan dan langsung mengabari warga lain serta aparat kepolisian setempat. Malam itu juga korban bisa dievakuasi dan langsung dilarikan ke RS Kuningan," katanya, Senin (16/2/2016).

Sementara itu, Kepala Pelaksana Kegiatan Jalan Nasional Lohbener-Indramayu-Majalengka-Cirebon Permana Adi Santosa mengatakan, pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut ke Kementrian Pekerjaan Umum.

"Sampai saat ini kami belum mengetahui penanganan apa yang akan dilakukan. Nanti tim dari Kementrian PU yang akan melakukan survai telebih dulu, baru setelah itu diketahui bagaimana cara penangananya," jelasnya.

Pihaknya juga akan meminta kepada Bupati Majalengka agar membuat rekomendasi mengenai terjadinya bencana longsor sebagai bahan dasar pengajuan perbaikan jalan ke Kementrian PU. "Kami akan minta Pak bupati memberikan rekomendasi,"  ( Sumber PR )

Rabu, 10 Februari 2016

Jalan Menuju Ciamis Utara Terancam Putus



Jalan poros utama jurusan Ciamis utara di antaranya Kecamatan Cikoneng, Sadananya, Cipaku, Kawali dan sekitarnya terancam putus. Hal itu disebabkan sebagian badan jalan longsor, akibat ambrolnya tebing Jembatan Cihantapheulang di Desa Kujang, Kecamatan Cikoneng.

Pantuan di lokasi, Selasa (9/2/2016) bagian sayap atau tembok jembatan Sungai Cihantapheulang berikut tebing di sisinya longsor. Sebagian badan jalan yang selama ini menjadi jalur angkutan umum juga ambrol.

Menilik bentuknya, jembatan tersebut merupakan bangunan lama. Setidaknya dapat dilihat dari bentuk bangunannya melengkung dari tembok.

Pada sisi bagian tebing yang sudah longsor, terdapat beberapa titik terdapat retakan baru, sehingga dikhawatirkan retakan tersebut bakal semakin lebar hingga rawan terjadi ambol susulan. Sebagian badan jalan di wilayah Dusun Cibodas itu longsor, dan material longsoran hanyut terbawa air sungai Cihantapheulang.

Mengantisipasi kerusakan lebih parah, kendaraan berat atau truk dilarang lewat. Hanya mobil kecil seperti angkutan kota dan sejenisnya yang masih diperbolehkan melintas. Di dekat tebing longsor sudah dipasang rambu dan penghalang.

Wahyudin (54) warga Desa Kujang mengyungkapkan, ambrolnya Jembatan Hantapheulang, terjadi pada Hari Minggu ( 7/2/2016), sekira pukul 4.00 WIB. Kejadian itu berlangsung paska wilayah tersebut diguyur hujan semalaman.

"Beruntung kejadiannya pagi hari, sehingga tidak ada kendaraan lewat. Jalan tersebut temasuk padat kendaraan, karena jalan posos menuju beberapa kecamatan lain. Jembatan itu bangunan lama," ungkapnya.

Dia khawatir arus lalulintas di wilayah terseutakan terputus. Hal itu disebabkan karena sebagian badan jalan terbawa longsor. Mengantisipasi agar tidak semakin rawan, kendaraan berat dilarang melintas.

"Hanya mobil kecil masih bisa lewat. Itu pun harus hati-hati. Kami berharap jembatan segera diperbaiki," tutur Wahyudin.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Dinas Binamarga Ciamis, Taufik Gumilar mengungkapkan Jembatan Hantapheulang merupakan bangunan lama. Pihaknya juga sudah melakukan survei tentang kondisi badan jembatan.

"Kami belum lama melakukan survei lapangan melihat kondisi jembatan tersebut. Bangunan jembatan sudah sangat lama, terlihat dari fisik bangunan jembatan yang masih setengah lingkaran dan tembok," ungkapnya.

Dia mengaku khawatir, apabila jalan poros menuju Ciamis utara, di antaranya Kecamatan Sadananya dan sekitarnya terancam putus. Hal itu disebabkan hingga saat ini proses pergerakan tanah masih berlangsung. mengantisipasi agar tidak semakin parah, kendaraan berukuran besar, dilarang lewat.

"Bisa dikatakan jalan posos tersebut terancam putus, karena sebagian badan jalan ikut terbawa longsor. Jalan tersebut juga jalur perekonomian warga," tuturnya.

Sementara itu, Bupati Ciamis Iing Syam Arifin dalam peninjauannya Selasa ( 9/2/2016) mengatakan bahwa perbaikan jembatan tersebut harus menjadi prioritas. Selain merupakan urat nadi perekonomian, banyak anak sekolah yang melintas jembatan Hantapheulang.

"Jembatan sudah tua, lama sekali. perbaikannya harus mendapat prioritas, karena merupakan akses jalan penting masyarakat," katanya.

Bupati Ciamis Iing Syam Arifin menambahkan, Jembatan Hantapheulang termasuk salah satu jembatan yang masuk dalam perencanaan perbaikan. Hanya saja sebelum dilakukan perbaikan, terlebih dahulu longsor. "harusmasuk prioritas, karena darurat. Selain itu keberadaan jembatan tersebut juga sangat penting, karena juga urat nadi perekonomian masyarakat," tuturnya.

Kamis, 04 Februari 2016

Tabrakan, Sopir Xenia Tewas Terjepit

Diduga sopir mengantuk saat mengemudi, sebuah mobil Daihatsu Xenia D 1334 ADI bertabrakan dengan bus Sonny dengan nomor polisi Z 7819 HA. Peristiwa tragis itu terjadi di Jalan Ciamis-Tasikmalaya tepatnya di Dusun Pasarsaptu, Desa Cikoneng, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Kamis (4/2/2016).

Akibat kecelakaan itu, sopir Xenia Ponikin Ade Hartono (40) warga Pasirkupa, Desa Buniraga, Kecamatan Kurawaringin, Kabupaten Bandung tewas setelah mengalami luka pada bagian dada karena terjepit oleh kemudi.

Sementara pengemudi bus Anda Suhada (50) mengalami luka-luka. Begitu juga dengan penumpang Xenia Eli Permana (42) sehingga harus dilarikan ke RSUD Ciamis. Selain itu, kedua kendaraan mengalami kerusakan parah.

Salah seorang saksi mata,  warga sekitar menuturkan saat dirinya berada di warung pinggir jalan kawasan kujang, terdengar suara benturan yang cukup keras, setelah dicek ternyata terjadi tabrakan antara Xenia dengan Bus Sonny.
"Saya melihat mobil Xenia itu tiba-tiba oleng ke kanan, dari arah berlawanan datang mobil bus, karena jaraknya sudah dekat terjadi tabrakan, mungkin sopir xenia ngantuk atau kecapean jadi mobilnya oleng," jelasnya.

Setelah terjadi tabrakan, warga sekitar langsung berdatangan untuk membantu melakukan evakuasi.

Menurutnya, sopir Xenia terjepit oleh kemudi akibat tabrakan hingga ringsek bagian depannya. Proses evakuasi cukup lama sekitar hampir lebih dari setengah jam. Namun setelah korban berhasil dievakuasi ternyata sudah tewas.

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Ciamis Iptu Husen Sujana menjelaskan dari hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi-saksi.

Mobil Xenia yang dikemudikan Poniken datang dari arah Ciamis menuju Tasikmalaya, setibanya di tempat kejadian mobil tiba-tiba oleng ke kanan jalan.

Sementara dari arah berlawanan ada Bus Sonny yang dikemudikan Anda Suhanda hingga terjadi tabrakan.

"Kedua kendaraan mengalami kerusakan, sopir mengalami luka-luka, namun pengemudi Xenia atas nama Ponikin meninggal dunia sewaktu dalam perjalanan ke RSUD Ciamis,” jelasnya.

Menurut Iptu Husen Sujana, penyebab dari kecelakaan tersebut kesimpulan sementara karena faktor kelalaian dari sopir Xenia yang mengalami kelelahan sehingga tidak menguasai kemudinya.


"Diduga sopir Xenia kelelahan, sehingga mobil oleng ke kanan jalan, juga jalan tersebut cukup lurus sehingga banyak pengendara yang memacu kendaraannya," pungkasnya.