KALIPUCANG – Longsor tebing
batu kapur kembali terjadi di Pangandaran. Kali ini longsor menimpa sebuah
bengkel revarasi kendaraan yang berada di Dusun
Cibuluh RT 02/04 Desa Kalipucang Kecamatan Kalipucang, kemarin.
Tidak ada korban jiwa dalam
peristiwa tersebut. Namu pemilik bengkel Yati Rohayati (36) sempat pingsan
akibat kejadian tersebut.
Yati Rohayati (36) pemilik
bengkel mengatakan saat hujan deras terjadi tiba-tiba material tanah di
belakang bengkel longsor. Peristiwa tersebut, kata dia, disusul dengan
longsoran tebing batu kapur dalam jumlah yang cukup banyak.
“Longsornya tanah dulu
tebingnya ambruk menimpa bengkel saya,” ungkapnya.
Saat kejadian, dirinya sedang
berada di samping bengkel yang menjarak hanya sekitar lima meter. “Saya lagi
gendong anak pas longsor saya mundur ke belakang terus pingsan, Alhamdulillah
saya selamat,” tuturnya.
Akibat peristiwa tersebut
bangunan bengkel miliknya rusak berat. Diperkirakan kerugian sekitar Rp 35
Juta. “Peralatan bengkel juga ikut terkubur longsor,” katanya.
Selain itu, kata dia, sepeda
motor Vespa, parabola, pompa air serta dua kabin mobil yang sedang diperbaiki
juga ikut terkubur longsoran batu.
Sementara itu, Camat
Kalipucang Rajiman mengatakan, pihak langsung mendatangi lokasi kejadian
setelah menerima informasi longsor di wilayahnya. “Kita langsung inventarisir
kerugian dan membuat laporan kejadian,” ungkapnya.
Dikatakannya, Kecamatan
Kalipucang memang termasuk salah satu daerah rawan bencana longsor di
Pangandaran. Hal tersebut, kata dia, karena banyaknya wilayah perbukitan dan
galian batu kapur. Dirinya mengimbau agar masyarakat berhati-hati dan
memperhatikan lokasi rumahnya.
“Apabila membangun rumah
diusahakan di tempat yang aman, tidak dekat dengan tebing atau daerah yang
kontur tanahnya labil,” paparnya. )Ab@h=

Tidak ada komentar:
Posting Komentar