Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di
wilayah Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis, yang terjadi Rabu ( 5/3/2014)
sekitar pukul 16.00 WIB, mengakibatkan sebanyak 105 rumah milik warga mengalami
rusak cukup parah setelah tertimpa pohon yang tumbang.
Dari 105 rumah yang rusak tersebut, di antaranya terjadi
di Desa Jalatrang sebanyak 3 rumah, Desa Selamanik 29 rumah ditambah 1 mushola
dan 1 pabrik heuler, Desa Buniseuri 1 rumah, Desa Selacai sebanyak 69 rumah dan
Desa Pusakasari 1 rumah.
Hadi (56) salah seorang korban orang warga Dusun Cimanggu
Desa Jalatrang mengatakan saat peritistiwa terjadi dirinya sedang membetulkan
talang air yang mampet untuk ke kolam yang berada dibelakang rumah. Sedangkan
istrinya masih berada di warung.
Menurut Hadi, peristiwa angin puting beliung yang
disertai hujan deras terjadi selama kurang lebih 1 jam.
Waktu itu angin berputar kencang datang dari bawah dari
arah bagian timur lalu mendorong ke atas sehingga membuat puluhan pohon tumbang
bahkan banyak yang terbawa terbang hingga beberapa meter,“ jelasnya.
Hal yang sama dialami Ojoh ( 60) warga Dusun Cikananga
Desa Selamanik, dalam peristiwa itu, ia sedang berada di dalam rumah sendirian.
Namun ia berhasil menyelamatkan diri.
“Waktos kajantenan bumi ka tinggang tangkal kai, abi nuju
ngaringkuk dina korsi bari ningalikeun angina di luar anu sakitu ageungna,
teulami kadangngu aya sora pak dorokdok ti palih pengkereun bumi, abi langsung
lumpat ka luar, teu lami ti harita bumi abdi langsung ambruk dibagian tengah
sareng bagian kamar dugi keun ka kasur sareng sagala rupi anu aya di bumi oge
jalibergeg, tos lir ari lomari mah parotong, “ jelasnya.
Sementara itu, Camat Cipaku, Wawan Setiawan, mengatakan
pascaterjadi bencana angin puting beliung, dirinyabersama dengan staf kecamatan
langsung terjun ke lapangan untuk melihat kondisi rumah warga yang terkena
musibah.
Kebetulan saat itu, aliran listrik di wilayah Kecamatan
Cipaku mengalami padam selama sembilan jam karena ada satu tiang listrik di
wilayah Desa Selamanik patah tertimpa pohon.
Hasil dari pemantauan, akibat musibah angin puting
beliung itu, 105 rumah warga di 5 desa yang mengalami rusak berat dan sedang.
Kejadian itu kata Wawan semua sudah dilaporkan ke Bupati
melalui Dinas BPBD dan Dinas Sosial.
“Kami langsug mengintruksikan kepada warga untuk
membereskan kayu-kayu pohon yang tumbang ke rumah. Agar tidak ada korban serupa
kami mengimbau kepada warga segera menebang pohon yang berdekatan dengan
rumah,” tandasnya.(Ab@h=KP=Online..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar