Saat melintas di jalur Ciamis- Banjar, suporter Persis
Solo yang menumpangi rombongan Bus dan truk bantuan dari Polres Ciamis,
melempari sejumlah kendaraan yang berplat nomor D dan Z, tepatnya di daerah
Bojong, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis. Selain kendaraan, warga pun
tak luput dari amukan mereka.
Akibatnya, mobil Honda CR-V dengan nopol D 1385 RD milik
Tamrin, warga Limbangan Kabupaten Garut, menjadi korban aksi pelemparan batu
tersebut. Mobil naas itu kaca depannya pecah dan salah satu penumpangnya
terkena lemparan batu.
Menurut Tamrin, saat melintas di daerah Bojong Cijeungjing,
mobil yang dikendarainya berpapasan dengan rombongan Bus dan Truk yang
ditumpangi suporter Persis Solo. “ Tiba-tiba dari dalam Bus rombongan tersebut,
ada orang yang melempar batu ke arah mobil saya. Tak hanya kaca mobil pecah,
tetapi wajah ibu saya pun terkena lemparan batu hingga mengalami luka,”
katanya, saat ditemui di Alun-alun Ciamis, tadi malam.
Tamrin pun mengaku bingung harus meminta
pertanggungjawaban kepada siapa untuk mengganti kerugian akibat insiden
tersebut. “ Saya sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek Cijeungjing. Dan saya
akan mencoba meminta ganti rugi ke Panpel PSGC Ciamis sebagai pihak
penyelenggara pertandingan tersebut,” ujarnya.
Selain itu, suporter Persis Solo pun melakuan aksi
pelemparan batu saat melintas di jalan Pabuaran Kelurahan Cigembor, Kecamatan
Ciamis. Saat suporter Ciamis menghadang mereka di perempatan Pasar Ciamis, kemudian
pihak kepolisian mengevakuasi suporter Persis Solo dengan menggunakan truk dan
melewati jalan Lingkar Selatan via jalan Cigembor.
Hal itu dilakukan untuk menghindari bentrok susulan
dengan suporter Ciamis. Namun, saat dievakuasi, suporter Persis Solo malah
berulah. Di sepanjang jalan Cigembor, mereka melakukan pelemparan batu terhadap
warga.
Akibatnya, Iwa Kartiwa, warga Desa Panyingkiran,
Kecamatan Ciamis, mengalami luka di bagian kepala setelah mendapat lemparan
batu dari kelompok suporter Solo. Saat itu, Iwa tengah mengendarai sepeda motor
dan melintas di jalan Cigembor. Tiba-tiba dari arah berlawanan datang sebuah
mobil truk yang bermuatan rombongan suporter Solo.
“Saya langsung dilempar oleh batu sebanyak 2 kali. Hingga
saya jatuh tersungkur setelah mendapat hantaman batu tersebut,” katanya, saat
ditemui di RSUD Ciamis, tadi malam. Akibat kejadian itu, dia harus mendapat 16
jaitan di bagian kepala.
Bus Suporter Persis Solo Alami Kecelakaan Saat Bentrok di
Ciamis
Bentrok antara suporter PSGC Ciamis dengan Persis Solo kembali terjadi
saat 6 Bus Parawisata yang ditumpangi suporter tamu melintas di depan Pasar
Ciamis, Selasa (16/09/2014) malam. Pemicunya, lagi-lagi dimulai oleh suporter
Persis yang saat itu menembakan petasan kembang api dari dalam Bus ke arah
kerumunan massa yang berada di depan ruko Pasar Ciamis.
Menurut Husen Maharaja, warga Ciamis, yang saat itu berada di
lokasi kejadian, ketika 6 Bus Parawisata melintas di depan ruko Pasar Ciamis,
tiba-tiba dari dalam Bus menembakan petasan kembang api ke arah kerumanan
massa. Sontak saja, kerumunan massa yang didominasi suporter PSGC Ciamis itu
langsung melakukan aksi balasan.
Aksi penghadangan pun terjadi di perempatan Toko Netral atau
tepatnya di depan Pasar Ciamis. Secara bergelombang kerumuanan massa dari
suporter Ciamis dan warga yang jumlahnya hampir ribuan berkumpul di perempatan
tersebut. Satu persatu Bus yang ditumpangi suporter Persis tak luput dari
lemparan batu. Hampir seluruh kaca Bus yang melintas pecah.
Nasib sial menimpa rombongan suporter Persis yang menumpangi Bus
Timbul Jaya dengan nopol AD 1456 AG. Bus yang melintas pada rombongan ketiga
ini, menabrak trotoar jalan hingga terperosok dan menambrak kios bunga yang
berada di perempatan tersebut.
Menurut Husen, penyebab Bus naas itu hingga mengalami
kecelakaan, akibat sopir terkena lemparan batu saat melaju dalam kecepatan
tinggi. Saat itu Bus tersebut tiba-tiba oleng dan kemudian menabrak trotoar
hingga akhirnya terperosok menabrak sebuah kios bunga.
“Saat Bus mengalami kecelakaan, seluruh penumpangnya sempat
keluar dan langsung dikejar oleh warga dan suporter Ciamis yang sudah
berkerumun. Namun beruntung, pihak kepolisian sigap mengamankan suporter Persis
dan menghalau warga dan suporter Ciamis yang khendak melakukan penyerangan,”
ungkapnya.
Sementara itu, dari pantauan HR di lapangan, Bus naas tersebut
mengalami kerusakan hampir di seluruh bagian. Selain seluruh kaca pecah, juga
body depan mengalami kerusakan yang cukup parah akibat benturan yang sangat
keras.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakan tersebut. Hanya,
sang sopir mengalami luka-luka akibat lemparan batu dan benturan saat menabrak
trotoar.
Saat melakukan evakuasi terhadap Bus naas tersebut, sempat
mengalami kesulitan. Pasalnya, posisi Bus sudah naik ke atas trotoar dan sudah
masuk ke areal sebuah kios bunga. Mobil derek yang diterjunkan untuk
mengevakuasi Bus naas itu pun mengalami kesulitan saat khendak menurunkan posisi
Bus ke bawah trotoar.
Hingga pukul 01. 00 WIB, dini hari tadi, tim evakuasi belum
berhasil menurunkan Bus naas itu ke bawah trotoar.(Ab@h** /HR-Online.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar