Seorang
bocah berumur 6 tahun yang bernama Renaldi dilaporkan terserat arus dan
tenggelam saat berenang di pantai Batu Hiu, Kecamatan Parigi, Kabupaten
Pangandaran, Sabtu (21/02/2015) sekitar pukul 14.30 WIB.
Peristiwa tenggelamnya bocah tersebut dibenarkan Kapolsek
Parigi AKP Lubis kepada, Sabtu (21/02/2015). Dia mengatakan, saat mendapat
kabar bocah tenggelam, pihaknya langsung terjun ke lokasi bersama anggota TNI
serta Polair Pangandaran dan langsung melakukan pencarian korban.
Menurut Lubis, korban hilang bernama Renaldi merupakan
warga Dusun Golempang RT 03/RW 02 Desa Ciliang Kecamatan Parigi Kabupaten
Pangandaran. Peristiwa ini berawal ketika 4 bocah termasuk korban sedang
berenang di pinggir pantai.
Namun, tiba- tiba muncul ombak besar dan menyeret dua
bocah yang sedang berenang tersebut. Ilul (7), teman korban, berhasil
menyelamatkan diri saat terseret ombak. Namun naas bagi Renaldi, dia terseret
gelombang ombak hingga terbawa ke tengah dan akhirnya tenggelam.
Sementara itu, Adang, orang tua Rinaldi, belum bisa
dimintai keterangannya. Dia tampak tengah panik dan mondar-mandir di pinggir
pantai mencari keberadaan anaknya. Hingga berita ini dituilis, korban belum
ditemukan.
Hingga petang atau sekitar pukul 18.00 WIB, Sabtu
(21/02/2015), Polair Pangandaran yang dibantu anggota TNI dan Regu Tim SAR
belum berhasil menemukan seorang bocah bernama Renaldi (6) warga Dusun
Golempang RT 03/RW 02 Desa Ciliang Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, yang
dilaporkan terseret ombak dan tenggelam saat berenang di pantai Batu Hiu,
Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.
Menurut Kapolsek Parigi AKP R Lubis, pihaknya yang
menerjunkan anggota Polair Pangandaran dan dibantu anggota TNI serta Regu Tim
SAR, sudah berusaha semaksimal mungkin mencari korban tenggelam hingga pukul
18.00 WIB. Namun, upaya pencarian tersebut belum membuahkan hasil.
AKP Lubis
menambahkan, selain petugas gabungan, puluhan warga, nelayan dan kerabat korban
pun turut melakukan pencairan korban.
“ Setelah hingga petang tadi korban belum ditemukan,
akhirnya pencarian dihentikan sementara. Karena waktu sudah menuju malam dan
tidak memungkinkan kami melanjutkan pencarian,” katanya.
Proses pencarian korban, lanjut Lubis, akan dilanjutkan
besok pagi dengan fokus pencarian 2 lokasi, yakni anggota polisi dan TNI
besarta warga menelusuri bibir pantai dan bagi Tim SAR dan Polair mencari di
perairan pantai dengan menggunakan perahu.( Ab@h**/HR )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar