Seorang pria asal Dusun
Karangkendal, RT 01 RW 06, Desa Pusakanagara, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten
Ciamis, Jawa Barat, diketahui nekat menghabisi nyawanya sendiri, Rabu (3/2)
siang tadi.
Pria itu bernama Yanto (40),
ia ditemukan tewas bunuh diri dengan cara gantung diri di tiang dapur rumah
orang tuanya.
Dugaan sementara, Yanto nekat mengakhiri hidupnya lantaran
frustasi setelah gagal membina bahtera rumah tangga dan sudah dua kali bercerai
dengan istrinya hingga akhirnya depresi dan nekat gantung diri.
Muhtarlah masih kerabat korban
yang pertama kali menemukan jenazah Yanto. Saat itu Muhtar bermaksud mencari
keberadaan ayah Yanto, Rusman, di rumahnya yang saat itu diketahui sedang pergi
ke sawah.
Dari balik jendela, Muhtar melihat Yanto yang terlihat seperti sedang
tidur namun dalam posisi berdiri. Penasaran, Muhtar pun melihatnya langsung melalui
jendela. Bukannya sedang tidur, ternyata Yanto sudah tewas dengan leher yang
terlilit tali.
“Awalnya saya tidak curiga
sama sekali, namun ketika dipanggil Yanto tak kunjung menjawab,” ucap Muhtar.
Saat itu juga Muhtar langsung
memberitahu RT dan warga sekitar. Rumah yang dalam kondisi terkunci kemudian
didobrak. Benar saja, Yanto sudah tewas. Muhtar juga menuturkan, setiap
hari korban selalu meratapi kepergian istrinya yang sudah hampir satu tahun
meninggalkannya.
“Memang setelah ditinggal istrinya pergi entah kemana, korban
selalu murung seperti tidak bersemangat. Setiap hari dia hanya bolak-balik di
rumah orang tuanya. Mungkin karena itu dia nekad gantung diri,” ujar Muhtar.
Mendapat laporan dari warga,
tim identifikasi Polres Ciamis langsung melakukan visum dan olah TKP. Hasilnya,
Yanto memang tewas dikarenakan gantung diri. Untuk mengetahui penyebab pasti
kematian Yanto, jenazahnya kemudian dievakuasi ke RSUD Ciamis.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar